757 Pelajar se Sumbar Ikuti Program Sekolah Masuk Museum Di Kota Sawahlunto

SAWAHLUNTO- Sebanyak 757 pelajar mengikuti program Sekolah Masuk Museum yang diadakan Dinas Kebudayaan, Permuseuman dan Peninggalan Bersejarah (KP2B) Kota Sawahlunto. Kegiatan itu berlangsung tiga hari Selasa sampai Kamis, ( 26-28/7/2022) mendatang

Pelajar tersebut berasal dari SLTP dan SLTA se-Sumatera Barat (Sumbar) pada kegiatan yang bertemakan “Museum sebagai Media Pendidikan menuju Generasi Muda yang Berkarakter dan Berbudaya” untuk lebih dekat memperkenalkan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) UNESCO

Kepala Dinas KP2B Sawahlunto Hilmed menyampaikan kegiatan dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Museum. Peserta akan diedukasi terkait museum dan situs budaya Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto dan kegiatan itu dibagi dalam tiga sesi

“ dengan menjelajahi situs, museum dan kawasan kota tua para pelajar dari luar daerah dan pelajar dikota ini akan lebih dekat WTBOS “ kata Hilmed

Kepala Bidang Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Dinas KP2B Kota Sawahlunto Rahmat Gino Sea Games merinci, pada hari ini diikuti 250 pelajar dari Kabupaten Sijunjung sebanyak 90 pelajar, Solok 60 pelajar dan kota Sawahlunto 100 pelajar.

Dihari kedua, sebutnya diikuti 265 pelajar, yakni dari bukittinggi 120 pelajar, Padang panjang 75 pelajar dan kota Sawahlunto sebanyak 70 pelajar. Pada hari ketiga akan diikuti 242 pelajar yang terdiri dari, Dharmasraya 80 pelajar, Solok Selatan 72 pelajar dan kota Sawahlunto 90 pelajar.

Lebih jauh Gino memaparkan para pelajar bukan hanya menjelajahi kota tua dan situs saja, namun lebih dekat dengan kawasan warisan dunia, peserta mengikuti lomba posting photo menarik di IG terkait kegiatan ini serta mengikuti quiz yang akan diberikan hadiah menarik. (T.Ab)