Sawahlunto, investigasi.news – Tahun ajaran baru 2025 sudah di depan mata ditandai sudah dimulainya pembukaan pendaftaran oleh sekolah atau penerimaan melalui Sistem Penerimaan Murid baru (SPMB).
Bagi para orang tua yang mana pendidikan sebagai kebutuhan pokok akan berupaya untuk buah hatinya menempuh pendidikan ditengah sulitnya ekonomi saat ini, berupaya sekuat upaya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
Adanya program pemerintah daerah sekolah gratis tentu sangat diharapkan, terlebih bagi kalangan keluarga kurang mampu untuk mengatasi kebutuhan sehari – hari pun terasa sulit ini masih mengharapkan pula program bantuan seragam sekolah gratis.
Salah seorang warga yang akan mendaftarkan anak ke SMPN 2 Sawahlunto menyatakan harapan agar program seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah kembali dikucurkan bagi siswa tahun ajaran baru masuk jenjang Sekolah Dasar dan SLTP.
” bantuan seragam sekolah gratis ini sangat membantu, namun apakah sekarang masih ada kerena anak Saya mau masuk SMP ” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Sawahlunto pernah memberikan bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa baru jenjang SD dan SMP, termasuk seragam tenun Silungkang. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua/wali murid.
Seragam yang diberikan meliputi seragam merah putih untuk SD, seragam pramuka, dan seragam tenun silungkang. Untuk SMP, diberikan seragam biru putih, seragam pramuka, dan seragam tenun Silungkang
Terkait Seragam sekolah gratis itu, Kepala SMPN 9 Sawahunto Ria Indah Susanti menyatakan sekolahnya telah berkoordinasi dengan pemerintahan Desa yang ada di wilayah sekolahnya untuk menganggarkan pada APBDes.
” untuk Tahun ajaran ini sudah ada dianggarkan melalui APBDes Kolok Mudiak dan APBDes Kolok Nan Tuo dimana asal murid yang bersekolah disini” kata Susanti
Masih adakah program itu tahun ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Asril menyatakan program ini sedang diajukan agar dilaksanakan melalui APBD perubahan meski kondisi efesiensi anggaran saat ini.
” program ini juga menjadi program prioritas dan akan diupayakan tahun ini setidaknya pada perubahan anggaran 2025 ” kata Asril menjawab Investigasi.news diruang kerjanya, Selasa (1/7/2025)
Setidaknya, sebut Asril lagi, sepaket seragam sekolah dapat membantu orang tua murid yang diantaranya memiliki anak murid baru di SD dan murid baru masuk SLTP.
(tumpak)

















