Kota Pariaman—Perkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektoral, Pemerintah Kota Pariaman melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Rapat Koordinasi Dan Evaluasi Penerimaan PBB-P2 Bersama Kepala Desa/Lurah se Kota Pariaman, di Aula Pertemuan Balaikota Pariaman Selasa (2/6/2026).
Rakor Pendapatan Daerah tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi dan juga dihadiri oleh Kepala BPKPD Kota Pariaman Rudy Repenaldi Rilis. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kinerja pendapatan daerah serta menggali potensi PAD secara optimal dan berkelanjutan
Dalam sambutannya Mulyadi katakan bahwa sektor pendapatan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), merupakan urat nadi pembangunan dan penopang utama kemandirian fiskal daerah kita. Tanpa realisasi pendapatan yang optimal, program-program pelayanan publik, peningkatan infrastruktur, dan jaminan kesejahteraan sosial bagi masyarakat tidak akan berjalan secara maksimal.
“Kemandirian fiskal daerah sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola, menggali, dan mengoptimalkan potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah secara transparan dan akuntabel,” sebut Mulyadi.
Mulyadi juga menghimbau Kepala Desa dan Lurah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penggalian potensi wilayah, penertiban kolektor pajak, dan pengelolaan APBDes/APBKel yang transparan. Sinergi ini juga mencakup akuntabilitas pelaporan dan ketaatan pada aturan.
“Kami menyadari bahwa tantangan di Desa dan Kelurahan semakin kompleks. Namun dengan komunikasi yang baik dan semangat gotong royong antar-Kepala Desa/Lurah, kami yakin kita mampu membawa perubahan positif bagi daerah kita,” ulas Mulyadi.
Sementara itu Rudy Repenaldi Rilis menyampaikan bahwa dalam kondisi daerah saat ini PAD merupakan salah satu upaya produktif yang harus dilakukan ditengah keterbatasan fiskal daerah kita. Hal ini adalah salah satu cara yang kita tempuh dalam pemerintahan di Kota Pariaman bagaimana ASN itu menjadi pioner dan teladan di tengah-tengah masyarakat.
“Pada kesempatan ini kami juga sampaikan bahwa BPKPD terus berinovasi dalam rangka memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat dimana pada tahun ini ada sebelas inovasi yang kita lahirkan untuk didaftarkan di inovatif government award tahun 2026. Tentunya ini menjadi langkah maju kita didalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita membangun Kota Pariaman ini tidak berbicara tentang sektoral tetapi perlu dilakukan kolaborasi yang besar untuk meningkatkan PAD Kota Pariaman ini secara bersama-sama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman,” pungkas Rudy. (tachi desi/Afri)







