Oku — Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Julian Saputra memasuki tahap penting pemasangan atap dan genteng, dengan perkembangan keseluruhan telah mencapai 70 persen per Rabu (4/11), di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Kini rangka atap kayu yang telah diseleksi kualitasnya berdiri tegak di atas dinding yang kokoh, dan proses pemasangan genteng berlangsung berurutan dari bagian bawah ke atas agar tumpang tindih rapat dan tidak rembes saat hujan.
Terlihat di lokasi, personel Satgas bersama warga bekerja secara kompak: sebagian berada di atas mengatur posisi genteng agar sejajar dan rapi, sementara rekan lainnya menyiapkan dan mengantarkan material ke atas atap. Pengerjaan dilakukan dengan teliti setiap lembar dipastikan terpasang kuat, rata, dan presisi, sehingga atap tidak hanya indah dipandang, tetapi juga tahan lama melindungi seluruh isi rumah dari panas maupun hujan. Dinding bata yang telah diplester rapi kini bertemu dengan atap yang mulai tertutup sempurna, menandakan rumah ini perlahan berubah menjadi hunian yang utuh dan layak.
Dansatgas TMMD 130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan: “Atap adalah pelindung utama sebuah rumah. Kami pastikan setiap batang rangka dan setiap lembar genteng dipasang dengan sebaik‑baiknya. Bagi Bapak Julian Saputra dan keluarganya, atap ini adalah jaminan keamanan dan kenyamanan setiap hari. Kami tidak terburu‑buru kami kerjakan dengan hati, agar rumah ini berdiri kokoh puluhan tahun ke depan,” ujarnya.
Pemasangan atap ini menjadi penanda bahwa pengerjaan RTLH Bapak Julian Saputra telah memasuki tahap akhir, dan dikejar untuk segera tuntas bersama empat unit rumah lainnya sebelum penutupan program TMMD Ke‑130.(Scm)













