Padang Aro — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menyiapkan lahan seluas 11,28 hektar untuk pembangunan sekolah rakyat Golden Arm Kecamatan Sangir.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas beserta jajaran meninjau langsung bakal lokasi pembangunan sekolah rakyat ini. Kunjungan ini dihadiri langsung Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, Anggota DPRD Solok Selatan, dan perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Kamis (30/04/2026) pekan lalu.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan pemilihan lokasi pembangunan sekolah rakyat di Golden Arm ini dinilai strategis dan memenuhi kriteria untuk pengembangan fasilitas pendidikan terpadu.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Solok Selatan, Nurhayati, menjelaskan bahwa program ini menyasar masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah.
“Peserta didik Sekolah Rakyat nantinya berasal dari Desil 1 dan Desil 2,” kata Nurhayati, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026),
Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi sepuluh lapisan, berdasarkan data sosial ekonomi, mulai dari kelompok paling miskin hingga paling Sejahtera, paparnya.
Lebih lanjut, Nurhayati menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat akan dibangun secara berjenjang, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan program ini mencapai sekitar Rp 250 miliar.
Namun demikian, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Solok Selatan masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari kementerian terkait sebagai dasar pelaksanaan proyek tersebut.
“Saat ini kita masih menunggu SK penetapan resmi dari kementerian. Setelah itu, baru dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya, termasuk rekrutmen tenaga pendidik,” ungkapnya.
Hadirnya program Sekolah Rakyat di Solok Selatan, diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan upaya pemerintah untuk meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di daerah. (Deno)



















