KOTAMOBAGU,Investigasi.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Tenis Lapangan Motabi Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen tersebut diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat melalui semangat sportivitas dan kebersamaan.
Komitmen itu ditunjukkan dengan kehadiran Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, pada pembukaan Turnamen Motabi Cup 2026 di Lapangan Tenis Gelora Ambang, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Polres Kotamobagu tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI dan Polri, para atlet, serta tamu undangan dari berbagai instansi.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Weny Gaib menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang dinilai mampu menjadi wadah mempererat hubungan antarlembaga sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Selain mendorong masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Weny.
Menurutnya, olahraga merupakan media yang efektif untuk membangun solidaritas, mempererat silaturahmi, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh mengatakan Turnamen Motabi Cup 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus momentum bagi institusi Polri untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, tema Hari Bhayangkara tahun ini, “Polisi untuk Masyarakat, Bersatu dalam Sportivitas Mengabdi untuk Masyarakat,” bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendekatkan Polri dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan Motabi Cup tahun ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam kegiatan yang membangun kesehatan, semangat kebersamaan, dan persaudaraan,” kata Romel.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan besar dalam menyatukan berbagai perbedaan. Di lapangan pertandingan, seluruh peserta bertanding dengan semangat yang sama tanpa memandang jabatan, profesi, suku, agama, maupun latar belakang.
“Saat bertanding di lapangan, tidak ada perbedaan jabatan, profesi, suku, agama maupun latar belakang. Yang ada adalah semangat kebersamaan, semangat berjuang, dan semangat menjadi lebih baik. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan,” ujarnya.
Romel juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Motabi Cup 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, komunitas olahraga, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Kota Kotamobagu.
“Saya berharap semangat yang lahir dari Motabi Cup ini tidak berhenti saat perlombaan selesai. Jadikan sportivitas sebagai budaya dalam kehidupan bermasyarakat, jadikan kebersamaan sebagai fondasi membangun daerah, serta persatuan sebagai kekuatan menjaga keamanan dan ketertiban. Mari terus bergandengan tangan demi kemajuan Kota Kotamobagu,” tuturnya.
Turnamen Motabi Cup 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat sportivitas, persaudaraan, dan sinergi dapat terus tumbuh sebagai modal sosial dalam mendukung terciptanya Kota Kotamobagu yang aman, sehat, dan semakin maju.(**)




