Banner iklan

Duet Apik Dinkes Sula-DPRD Komisi III Monev Ke Sejumlah PKM, Pastikan Yankes & Pemerataan Tenaga Nakes

More articles

Malut, Investigasi.News-, Selama 2 hari berturut-turut yakni Selasa dan Rabu 4-5 Agustus 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, bersama DPRD Komisi III, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM)/Puskesmas di dataran Pulau Sulabesi.

Monev ini untuk memastikan layanan kesehatan (Yankes) kepada masyarakat, serta pemerataan tenaga kesehatan (Nakes) disejumlah Puskesmas.

Hadir dalam kegiatan Monev ini, Hj. Fianty Buamona Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemda Sula beserta jajarannya, Ketua Komisi III Ramli Tidore, Wakil Ketua Alfadin J. Belang, Sekretaris M. Azwan Soamole dan Irham Soamole Anggota Komisi.

Kepada media ini, Kadinkes Fianty mengatakan bahwa untuk memastikan layanan kesehatan yang prima terhadap masyarakat, maka pemerataan Nakes menjadi hal yang penting.

“Kami terus upayakan setiap Puskesmas ada Dokter, begitu juga Bidan dan Perawat untuk Pustu (Puskesmas Pembantu) dan Polindes (Pondok Bersalin Desa), idealnya satu Desa itu satu Bidan dan Perawat”, ujar Kadinkes Fianty (6/8).

Dirinya lanjut mengatakan, dalam monev ini juga ditekankan untuk para Nakes terkait ketepatan dan kelengkapan laporan kesehatan yang tepat waktu, baik secara online by aplikasi maupun offline secara manual.

“Kami berharap capaian program yang telah kami canangkan bisa ditingkatkan lagi”, tambahnya.

Peningkatan capaian program ini menurutnya, tidak lepas dari kerjasama lintas sektor yang harus ditingkatkan lagi, sehingga masalah maupun kendala dilapangan dapat diminimalisir.

“Misalnya Posyandu bagi Bayi dan Balita, kemudian bagaimana Lansia tetap sehat dan aktif, CKG (Cek Kesehatan Gratis), itu juga harus menjadi perhatian”, pungkas Kadinkes.

Dalam 2 hari monev, Dinkes Sula dan DPRD Komisi III menyambangi PKM Waiboga, Fuata dan Baleha pada Selasa 4 Agustus 2026 dan selanjutnya PKM Wai Ipa, Sanana, Pohea dan PKM Kabau pada Rabu keesokan harinya.

Angka kematian Ibu dan Anak pada proses persalinan juga menjadi isu yang dibahas pada Monev ini.

“Kami juga focus pada penurunan angka kematian Ibu dan Anak pada proses persalinan, kemudian sosialisasi dan edukasi terkait penyakit menular, dan penyakit tidak menular, serta penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi”, imbuhnya.

Kita terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan yang merata menuju Sula yang bahagia kesehatannya, tutup Hj. Fianty Buamona Kadinkes Pemda Kepulauan Sula.

Sementara itu, Ramli Tidore Ketua Komisi III DPRD Sula menyampaikan bahwa Monev ini menjadi bagian tugas dan fungsi pengawasan DPRD pada bidang kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Sula mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal di setiap Puskesmas. Selain itu, kami juga memastikan Nakes dan Dokter ada pada setiap Puskesmas”, kata Ramli.

Alhamdulillah, untuk Nakes dan tenaga Dokter tidak ada masalah, termasuk Dokter yang sempat kosong di Puskesmas Kabau, kini sudah terisi, tambah Ketua Ramli.

“Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan Monev ke sejumlah Puskesmas di dataran Pulau Mangoli”, tutupnya.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest