Jember, Investigasi.News- Penyelenggaraan event Tahunan bertaraf International Jember Fashion Carnaval (JFC) Tahun 2025 mencapai 1,95 Miliar. Padahal dalam APBD 2025, alokasi bantuan untuk parade fashion itu semula Rp 1,5 miliar.
Seperti yang disampaikan oleh Candra Ary Fianto, S.T., mengatakan memang benar event JFC yang awalnya dianggarkan 1,5 miliar dan karena adanya revisi, anggaran JFC ada penambahan 450 juta rupiah.
“Adanya penambahan 450 juta ini diperuntukan untuk akomodasi dan konsumsi tamu dari luar negeri. Karena tahun lalu tamu tidak mendapatkan konsumsi dan tempat menginap yang “Kurang Layak”.” Ujar Chandra ketua komisi B DPRD Kabupaten Jember.
Ia menambahkan untuk dana 1,5 Miliar dipergunakan untuk kegiatan pra JFC dan pelaksanaan JFC selama 3 hari yaitu tanggal 8-10 Agustus 2025.
Namun dengan dana APBD tahun 2025 sebesar 1,95 Miliar tersebut masih belum mencukupi, akhirnya pihak JFC menutupinya dengan cara melakukan penjualan tiket dengan berbagai variasi harganya.
Dengan menelan anggaran yang begitu besar, Chandra mengatakan secara ekonomi dengan menggunakan anggaran 1,95 Miliar tidak sebanding dengan perputaran ekonomi di Kabupaten Jember.
“Yang awalnya JFC melaksanakan kegiatan secara mandiri, kenapa ketika sudah terkenal dan sudah punya panggung di tingkat International malah masih “MENYUSU” kepada APBD Kabupaten Jember” tegas Chandra.



















