Banner iklan

Jembatan Penghubung Jalur 16–14 di Jalur 15 Rusak Parah, Dua Kades Minta Segera Ditangani

More articles

BANYUASIN, Sumsel — Kondisi jembatan penghubung antara Jalur 16 dan Jalur 14 yang berada di Jalur 15, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mengalami kerusakan serius. Bagian lantai jembatan tampak ambrol hingga memperlihatkan rangka besi di bawahnya.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian setelah bagian konstruksi jembatan dilaporkan ambrol ketika dilintasi kendaraan truk yang mengangkut tandan buah sawit. Kondisi itu dikhawatirkan mengganggu akses masyarakat yang setiap hari menggunakan jembatan tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Desa Rejosari Alex Sukiyo bersama Kepala Desa Indrapura Dwi Widodo turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan. Keduanya didampingi staf pemerintahan desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dari hasil pengecekan di lapangan, kerusakan terlihat cukup terbuka. Permukaan lantai jembatan mengalami jebol pada bagian tertentu, sementara besi tulangan di bawahnya tampak terbuka dan sejumlah material beton berserakan di sekitar titik kerusakan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena jembatan merupakan salah satu akses penghubung antarwilayah. Apabila tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin parah, terlebih jika tetap dilalui kendaraan dengan beban berat.

Kades Rejosari Alex Sukiyo dan Kades Indrapura Dwi Widodo berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui dinas terkait maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat segera turun melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah penanganan.

“Kami berharap kondisi jembatan ini segera mendapat perhatian dan ditangani sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” demikian harapan yang disampaikan kedua kepala desa saat meninjau lokasi.

Menurut mereka, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Karena itu, penanganan terhadap bagian jembatan yang rusak dinilai perlu dilakukan sesegera mungkin, sekaligus memastikan apakah jembatan masih layak dilalui kendaraan atau membutuhkan pembatasan sementara.

Kerusakan jembatan ini juga diharapkan tidak hanya dilihat sebagai persoalan infrastruktur, tetapi sebagai bagian penting dari keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan Muara Sugihan.

Mas Suprene

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest