Malut, Investigasi.News-, Wilson Wowor atau biasa disapa Wil menolak tegas kabar yang menyebutkan bahwa SPBU miliknya di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula-Maluku Utara, menyuplai sejumlah BBM bersubsidi untuk aktivitas pengolahan Kayu oleh CV. AEMM di Desa Wailoba dan Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah. Dalam bantahannya Bos Wil menyayangkan pihak yang menghembuskan kabar miring dan tidak berdasar tersebut, apalagi sebelumnya tidak ada konfirmasi kepada dirinya.
Menurutnya, persediaan BBM di SPBU Falabisahaya saat ini justru masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat disana, termasuk para nelayan yang setiap hari membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas melaut.
“Logikanya untuk apa saya susah-susah menyuplai BBM ke Mangoli Tengah,” tegas Wil (8/11).
Ia mempertanyakan informasi yang menyebutkan bahwa BBM bersubsidi yang diduga diperjualbelikan kepada CV. AEMM berasal dari SPBU Falabisahaya.
Wil meminta agar pihak-pihak yang menyampaikan informasi tersebut tidak sembarangan mengaitkan SPBU Falabisahaya dengan dugaan penyaluran BBM subsidi untuk aktivitas penebangan kayu tanpa didukung bukti yang jelas.
Menurutnya, informasi yang belum terverifikasi seharusnya tidak langsung dijadikan dasar untuk menyudutkan pihak SPBU miliknya.
“Sangat disayangkan tong (kita-red) belum dikonfirmasi, tiba-tiba kabar terlanjur beredar” tutup Wil.
Sementara itu bantahan yang sama juga disampaikan oleh Direktur Utama CV. AEMM Jawal Fokaaya, meski tidak merinci secara pasti asal BBM yang digunakan perusahaannya dalam melakukan aktifitas pengolahan Kayu di Desa Wailoba dan Capalulu, Jawal mengatakan kalo kabar tersebut tidak benar.
“Takaroang saja (Sembarangan-red)”, ujar Jawal singkat.













