Sumbar, Investigasi.news – Kabar bersejarah bagi masyarakat Sumatera Barat! Tak lama lagi, jajaran TNI Angkatan Darat di Ranah Minang dan Provinsi Jambi akan memiliki rumah besar sendiri di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol.
Peresmian Kodam ini akan dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Minggu, 10 Agustus 2025 di Batujajar, Bandung, bersamaan dengan lima Kodam baru lainnya di Indonesia.
Brigjen TNI Mahfud, Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, membenarkan pembentukan kodam ini.
“Keputusan Bapak Presiden, di Sumatera Barat dan Provinsi Jambi dibentuk Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol,” ujarnya di Padang.
Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol akan bermarkas di Padang, sementara Korem 032/Wirabraja rencananya pindah markas ke Bukittinggi. Selama pembangunan infrastruktur berlangsung, tugas operasional kodam akan dijalankan dari markas Korem 032/Wirabraja.
Nama Tuanku Imam Bonjol diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap ulama, pemimpin, sekaligus pahlawan nasional asal Minangkabau yang lahir pada 1772. Sosoknya dikenang sebagai pejuang gigih melawan penjajahan dan menjadi simbol keberanian rakyat Minang.
“Pemberian nama ini mempertimbangkan kearifan lokal dan semangat perjuangan Tuanku Imam Bonjol,” tambah Brigjen Mahfud.
Dengan berdirinya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, peta pertahanan di Pulau Sumatra akan berubah. Selama ini, wilayah Sumbar dan Jambi berada di bawah Kodam I/Bukit Barisan yang bermarkas di Medan. Kini, keduanya akan berdiri di bawah komando sendiri.
Kodam ini akan berdampingan dengan:
- Kodam Iskandar Muda (Aceh)
- Kodam I/Bukit Barisan (Sumut, Riau, Kepri)
- Kodam II/Sriwijaya (Sumsel, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung)
Selain itu, di wilayah Kodam I/Bukit Barisan juga akan lahir Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Pekanbaru untuk membawahi Riau dan Kepulauan Riau.
Dengan hadirnya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, masyarakat Sumbar dan Jambi diharapkan merasakan manfaat langsung dari peningkatan koordinasi dan kekuatan pertahanan di daerah.
Mebri







