Banner

PJ. Kades Fatce Dapat Surat Terbuka Dari Warganya Menyangkut Sampah Yang Menumpuk Berbau Busuk

More articles

Malut, Investigasi.news – Masalah sampah di Kab. Kepulauan Sula khususnya di kota Sanana bagaikan benang kusut yang sulit terurai, meski baru-baru ini Fifian Adeningsi Mus (FAM) Bupati Kab. Kepulauan Sula sudah merotasi pejabat Kepala Dinas (Kadis) Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) dari Ridwan Buamona ke Nurhayati Latuconsina ternyata hal ini tidak cukup efektif, faktanya masalah sampah masih terus dikeluhkan warga masyarakat Kepulauan Sula, seperti yang terjadi saat ini, dimana seorang warga berinisial JS memprotes Pejabat (PJ) Kepala Desa Fatce dengan mengiriminya sebuah surat terbuka, hal ini menyangkut Sampah yang menumpuk dan membusuk akibat berhari-hari tidak diangkut.

Berikut adalah salinan dari surat terbuka JS kepada Pejabat Kades Fatce yang dikirim ke group masyarakat desa Fatce-Kec. Sanana.

_Assalamu alaikum..wr..wb…yg terhormat bapak pj kades desa fatce tolong efaluasi sampa yg ada di desa fatce ini,kasiang masarakat setempat resah,jd tolong jng cuma dudu badiam lia masarakat stengah mati,kalau tra efaluasi sampa di sini kmri angkt bak sampa ini bawa kalau taru di kamong pung dlam rumah itu._

Disinyalir JS dan keluarga tidak tahan serta terganggu dengan bau busuk akibat sampah yang menumpuk karena berhari-hari tidak diangkut, apa lagi lokasi bak sampah itu dekat dengan kediamannya.

“Sama saja Kadis, Kades semua kurang tanggap dengan permasalahan sampah yang dikeluhkan warganya”, ucap seorang warga kota Sanana (12/3)

Enggan disebutkan namanya warga tadi menilai jika pejabat Kadis DLHKP hanya hangat-hangat tahi ayam dalam menangani masalah sampah di kota Sanana.

“Awalnya saja kelihatan giat, tapi belakang mari kita nilai bersama, jadi seperti hangat-hangat tahi ayam”, sambung warga tadi.

Dirinya menilai, bahkan prestasi yang sempat dicanangkan pejabat sebelumnya dengan menutup Ocean sebagai TPS, kini malah menjadi tempat sampah lagi.

“Selain harus ada kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, tetapi pemerintah harus tanggap dengan menyediakan tempat sampah dan mengangkutnya ke TPA setiap hari, jadi jangan di biarkan menumpuk”, tutup Warga tadi.

Sementara itu sampai berita ini ditayangkan, awak media investigasi masih berupaya menghubungi pejabat Kades Fatce untuk menanyakan permasalahan sampah yang dikeluhkan warganya. RL

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest