MALANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Kantor Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Sabtu (12/9/2026) sore, berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, untuk mengajak masyarakat memperkuat peran keluarga, khususnya ibu, dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Wandanpuro tersebut dihadiri jajaran Muspika Bululawang, pimpinan ranting Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, pengurus PKK, serta Kepala Desa Wandanpuro yang baru terpilih.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Malang menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa Wandanpuro terpilih. Ia berharap amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warga.
Menurutnya, posisi Desa Wandanpuro yang berada di kawasan perkotaan membuat dinamika kebutuhan masyarakat semakin berkembang. Karena itu, pembangunan desa membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah desa, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar Desa Wandanpuro semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pesannya.
Lebih dari sekadar peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW, Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali menggali keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu hal yang mendapat perhatian Wabup Malang adalah bagaimana Rasulullah SAW memberikan penghormatan dan memuliakan perempuan, khususnya sosok ibu.
Wakil Bupati Malang mengingatkan kembali ungkapan al-ummu madrasatul ula, bahwa ibu merupakan madrasah pertama dan utama bagi anak. Dari keluarga, nilai agama, akhlak, sopan santun, hingga karakter seorang anak mulai dibentuk.
“Peran ibu sangat luar biasa. Ibu adalah pendidik pertama bagi anak-anak. Karena itu, pendidikan karakter tidak hanya dimulai di sekolah, tetapi pertama kali tumbuh dari keluarga,” tutur Wabup Malang.
Perhatian Wabup Malang terhadap dunia pendidikan juga tidak terlepas dari pengalaman panjangnya sebagai pendidik. Sebelum berkecimpung dalam pemerintahan dan politik, ia pernah mengabdikan diri selama sekitar 25 tahun sebagai guru PNS hingga kemudian menjadi anggota DPR RI.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Wabup secara khusus menitipkan pesan kepada Kepala Desa Wandanpuro terpilih agar memberikan perhatian terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Saya secara khusus menitipkan pesan kepada Kepala Desa terpilih untuk memprioritaskan pengembangan pendidikan PAUD guna mempersiapkan generasi calon pemimpin masa depan menuju Indonesia 2045. Selain itu, perhatian pada bantuan operasional dan peningkatan kesejahteraan guru PAUD serta sekolah swasta terus diperjuangkan,” ungkapnya.
Menurutnya, investasi terbesar dalam pembangunan bukan semata-mata pembangunan fisik, melainkan pembangunan manusia. Pendidikan anak sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang memiliki kecerdasan, karakter, kemandirian, dan akhlak yang baik.
Pada kesempatan itu, Wabup juga mengajak para ibu dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda, termasuk meningkatnya permohonan dispensasi nikah.
Wabup Malang mengingatkan bahwa keluarga memiliki posisi strategis dalam memberikan perlindungan sekaligus membangun komunikasi yang sehat dengan anak.
Di hadapan para ibu, Wabup Malang juga berpesan agar setiap perkataan yang disampaikan kepada anak senantiasa mengandung doa dan kebaikan. Menurutnya, doa seorang ibu memiliki kekuatan besar bagi perjalanan kehidupan anak.
“Karena dahsyatnya kekuatan doa seorang ibu, mari kita biasakan menuturkan kata-kata yang baik, mendoakan anak-anak kita, dan memberikan mereka kasih sayang serta pendampingan,” pesannya.
Di penghujung sambutannya, Wabup Malang memohon doa dan dukungan masyarakat agar dirinya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Malang dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan sebaik-baiknya.
“Sebagai pimpinan yang dipercaya masyarakat, saya memohon doa agar dapat menjalankan amanah kepemimpinan di Kabupaten Malang dengan baik. Saya menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berikhtiar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wabup Malang berharap semangat kebersamaan, keteladanan Rasulullah SAW, serta kekuatan keluarga dapat menjadi modal sosial dalam membangun Kabupaten Malang yang semakin maju dan sejahtera.
“Semoga Kabupaten Malang dapat terwujud menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, daerah yang baik, aman, tenteram, penuh keberkahan, dan mendapat ampunan Allah SWT,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahmi dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Kehangatan pertemuan menjadi penanda eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk terus merawat kebersamaan dalam membangun Desa Wandanpuro dan Kabupaten Malang.
(Prokopim/Day)










