Banner

Kemenag Kota Pariaman Sambut Tim Pusat Kerukunan Umat Beragama untuk Uji Instrumen Harmony Award 2025

More articles

Pariaman, Investigasi.news– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman, H. Rinalfi, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Zahardi, serta Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Pariaman, Maswar, menerima kunjungan Tim dari Pusat Kerukunan Umat Beragama, Kamis (14/8/2025).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakankemenag ini juga dihadiri jajaran pejabat Kemenag Kota Pariaman, pengurus FKUB, dan pihak terkait lainnya. Kehadiran tim pusat bertujuan untuk melaksanakan Uji Instrumen Harmony Award di Kota Pariaman, sebagai bagian dari kunjungan kerja mereka di Sumatera Barat pada 13–16 Agustus 2025, yang mencakup Kota Pariaman dan Kota Padang.

Tim terdiri dari dua anggota yang ditugaskan langsung oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, yakni Rudi Ahmad Suryani (Pengawas Sekolah Ahli Madya pada Kankemenag Kabupaten Cianjur) dan Ubaydillah Fajri (Analis Kebijakan Ahli Pertama).

Kakankemenag Kota Pariaman, H. Rinalfi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Alhamdulillah, kerukunan umat beragama di Kota Pariaman kondusif dan sesuai harapan. Hingga saat ini situasi terkendali, aman, dan nyaman, nyaris tanpa riak yang mengarah pada intoleransi,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ketua FKUB Kota Pariaman, Maswar, yang memaparkan kondisi kerukunan di daerahnya. Berdasarkan data Seksi Bimas Islam Kankemenag Tahun 2023, sebanyak 99,70% penduduk beragama Islam, 0,19% beragama Kristen, 0,11% beragama Katolik, 0,01% beragama Buddha, dan tidak terdapat penganut Hindu maupun Konghucu.
“Untuk rumah ibadah, tercatat 330 unit yang terdiri dari masjid dan mushalla,” tambahnya.

Rudi Ahmad Suryani menegaskan bahwa pengisian instrumen Harmony Award harus sesuai fakta dan data.
“Misalnya, jika ada data sarana prasarana atau inovasi, yang diinput adalah data sebelum Juli 2025. Semua item wajib diisi oleh operator atau pengurus FKUB untuk memenuhi uji instrumen Harmony Award Tahun 2025,” jelasnya.

Uji instrumen ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur sekaligus penguat komitmen Kota Pariaman dalam menjaga kerukunan antarumat beragama demi terciptanya suasana harmonis dan kondusif di tengah masyarakat.

Andra Sikumbang

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest