Kerja Tanpa Pelindung, Nyawa Di Ujung Taruhan: Proyek Crystal Computer Batam Diduga Abaikan Keselamatan, Disnaker Disorot

More articles

Batam — Di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota, keselamatan kerja justru diduga ditinggalkan di titik paling berbahaya. Proyek renovasi pemasangan plang milik Crystal Computer Batam di Komplek Galaxy, Jalan Imam Bonjol No.10, Lubuk Baja, memantik sorotan keras setelah pekerja terlihat beraktivitas tanpa perlindungan dasar keselamatan.

Pemandangan di lokasi bukan sekadar pelanggaran teknis—melainkan gambaran telanjang tentang bagaimana risiko fatal dibiarkan menggantung di atas kepala para pekerja.

Tanpa helm pengaman, tanpa sabuk keselamatan, tanpa standar perlindungan minimum, para pekerja menjalankan aktivitas berisiko tinggi dalam kondisi yang jauh dari kata layak. Dalam situasi seperti ini, satu kesalahan kecil bukan lagi soal luka—melainkan bisa berujung pada kehilangan nyawa.

Ini bukan sekadar kelalaian administratif. Ini dugaan pengabaian serius terhadap prinsip dasar keselamatan kerja.

Pertanyaan yang kini menggema: siapa yang akan bertanggung jawab jika kecelakaan terjadi?

Sorotan publik tak hanya tertuju pada pihak perusahaan, tetapi juga mengarah ke Dinas Tenaga Kerja Kota Batam. Dugaan pelanggaran yang terlihat terbuka di ruang publik memicu pertanyaan besar soal efektivitas pengawasan.

Jika kondisi ini berlangsung tanpa tindakan, maka persoalannya bukan lagi sekadar kecolongan—melainkan indikasi lemahnya fungsi kontrol yang seharusnya melindungi pekerja dari risiko kerja yang fatal.

“Ini bukan soal target proyek atau efisiensi waktu. Ini soal keselamatan manusia yang seharusnya menjadi prioritas utama,” ujar seorang sumber di lapangan.

Saat dikonfirmasi di lokasi, pihak manajemen tidak berada di tempat. Tidak ada pernyataan resmi, tidak ada klarifikasi, sementara aktivitas proyek tetap berjalan tanpa perubahan berarti—seolah standar keselamatan bukan sesuatu yang mendesak.

Kondisi ini memperkuat kesan adanya pembiaran.

Desakan kini menguat agar Dinas Tenaga Kerja segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Penghentian sementara proyek hingga terpenuhinya standar keselamatan kerja dinilai sebagai langkah minimal yang harus diambil untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Jika tidak ada tindakan tegas, yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan pekerja di lokasi tersebut, tetapi juga kredibilitas sistem pengawasan ketenagakerjaan di Kota Batam.

Batam tidak boleh menjadi ruang di mana aturan keselamatan hanya berlaku di atas kertas, sementara di lapangan, nyawa pekerja dibiarkan dalam bahaya nyata.

Fransisco Crons

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest