PIDIE JAYA, Investigasi.News – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pidie Jaya yang dirangkaikan dengan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah berlangsung meriah dan sukses. Berbagai rangkaian kegiatan yang digelar sejak 10 hingga 16 Juni 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Pusat kegiatan yang dipusatkan di Gedung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Pidie Jaya dipadati ribuan pengunjung sejak hari pembukaan hingga malam penutupan. Tidak hanya warga setempat, masyarakat dari berbagai daerah di luar Pidie Jaya juga turut hadir untuk menyaksikan kemeriahan acara.
Perayaan hari jadi kabupaten yang berjuluk Negeri Japakeh itu diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari pawai dan karnaval budaya, pertunjukan seni, hingga ceramah agama yang menghadirkan mubalig kondang dari luar daerah. Kehadiran penceramah tersebut menjadi salah satu daya tarik yang mendapat perhatian besar dari masyarakat.
Salah seorang pengunjung, Mursalin (54), warga Padang Tiji, Kabupaten Pidie, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan HUT Pidie Jaya.
“Saya bersama keluarga datang sejak pagi untuk melihat langsung kemeriahan HUT Pidie Jaya. Apalagi ada tausiah dari Ustaz Habibi yang sudah sangat terkenal, sehingga kami semakin antusias untuk hadir,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya dalam wawancaranya dengan kontributor Investigasi.News menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan HUT ke-19 Kabupaten Pidie Jaya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan selama sepekan penuh tidak terlepas dari dukungan masyarakat, TNI, Polri, panitia pelaksana, serta seluruh unsur pemerintah dan pihak terkait lainnya.
“Kesuksesan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan semua pihak. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses selama satu pekan penuh,” katanya.
Bupati menegaskan, peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pidie Jaya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para tokoh pemekaran yang telah berjuang hingga Pidie Jaya resmi menjadi sebuah kabupaten.
Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat terus menghargai sejarah, memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, serta bersama-sama membangun Pidie Jaya agar semakin maju sesuai cita-cita para pendiri dan tokoh pemekaran.
(Herry)







