SITUBONDO, Investigasi.News – Polres Situbondo mematangkan persiapan pengamanan menjelang pelaksanaan Haul Masyayikh se-Nusantara Ittisholana yang akan digelar di Alun-Alun Situbondo, Minggu (19/7/2026).
Sebanyak 1.500 personel gabungan disiapkan untuk memastikan rangkaian kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Haul ini diprediksi dihadiri sekitar 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., Sc., mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan.
“Untuk pelibatan personel pengamanan kegiatan Haul Masyayikh Ittisholana pada tanggal 19 Juli 2026, secara global Polres Situbondo melibatkan kurang lebih 1.500 personel,” ujar AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Kamis (16/7/2026).
Ribuan personel tersebut terdiri atas unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, Banser, panitia pelaksana, serta para relawan.
Pengamanan akan difokuskan di sejumlah titik strategis, di antaranya jalur kedatangan dan kepulangan jemaah, kawasan Alun-Alun Situbondo, area parkir, pos pelayanan, serta lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap tingginya jumlah jemaah yang diperkirakan mencapai sekitar 100 ribu orang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dukungan pengamanan juga datang dari organisasi kemasyarakatan. Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Situbondo, Aman Al Mukhtar, memastikan sebanyak 500 personel Banser putra dan putri akan diterjunkan untuk membantu pengamanan kegiatan.
“500 personel Banser putra dan putri,” kata Aman Al Mukhtar, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, seluruh jajaran Banser telah diinstruksikan untuk hadir dan mengambil bagian dalam pengamanan. Banser akan bersinergi dengan aparat keamanan serta panitia, khususnya dalam membantu mengatur arus jemaah dan kebutuhan teknis selama kegiatan berlangsung.
Aman juga mengajak masyarakat Situbondo dan sekitarnya untuk turut menghadiri Haul Masyayikh se-Nusantara Ittisholana. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pengajian akbar, melainkan juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendoakan keselamatan bangsa dan negara.
“Haul ini menjadi wadah untuk memperkuat persatuan umat dan mendoakan keselamatan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Panitia menyebut ratusan kiai dan ulama dari berbagai daerah dijadwalkan hadir untuk memimpin doa dan menyampaikan tausiyah kepada para jemaah.
Menjelang pelaksanaan haul, situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Situbondo terpantau kondusif. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir demi menyukseskan salah satu agenda keagamaan terbesar di Situbondo tersebut.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, panitia, dan masyarakat, Haul Masyayikh se-Nusantara Ittisholana diharapkan dapat berlangsung khidmat, aman, dan tertib. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi simbol persatuan umat Islam dalam mendoakan keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Agus)



