Pidie Jaya, Investigasi.news– Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Aceh, T. Munzir, S.Pd.I., M.Si., secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus PGRI Kabupaten Pidie Jaya periode 2024–2029. Momentum tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi profesi guru sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan profesi, dan kesejahteraan guru di Kabupaten Pidie Jaya.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya, Rabu (15/7/2026), dan dihadiri Bupati Pidie Jaya, jajaran pemerintah daerah, para kepala sekolah, pengurus PGRI Aceh, serta seluruh pengurus PGRI Kabupaten Pidie Jaya yang baru dilantik.
Usai melantik pengurus, T. Munzir menegaskan bahwa PGRI merupakan organisasi profesi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, serta kesejahteraan guru. Kehadiran kepengurusan baru, menurutnya, diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan dunia pendidikan di Pidie Jaya.
Selain itu, ia menekankan bahwa PGRI juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada guru dalam menjalankan tugas profesinya, termasuk ketika menghadapi persoalan hukum maupun bentuk kriminalisasi.
Menurut T. Munzir, terdapat tiga program utama yang harus menjadi perhatian seluruh pengurus PGRI, yaitu memberikan perlindungan kepada guru, memperjuangkan kesejahteraan guru, dan meningkatkan kompetensi guru agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Kita berharap seluruh pengurus PGRI yang baru saja dilantik ini aktif dan kolaboratif dalam memperjuangkan tiga poin penting tersebut. Dengan begitu, keberadaan PGRI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh guru,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pidie Jaya yang baru dilantik, T. Muhalil, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya, menyatakan kesiapannya mengemban amanah bersama seluruh jajaran pengurus.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan mengedepankan semangat kolaborasi, musyawarah, dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, demi memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya.
“Saya akan berupaya menjalankan amanah ini sebaik-baiknya serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, agar kehadiran PGRI benar-benar memberikan manfaat dan berdampak positif bagi dunia pendidikan,” kata T. Muhalil.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan PGRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai program PGRI yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, kesejahteraan, dan profesionalisme guru di Kabupaten Pidie Jaya.
“Kami Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mendukung penuh kehadiran PGRI. Kami berharap organisasi ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan, kesejahteraan, dan profesionalisme guru. Pelantikan ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” harap Bupati.

Dengan dilantiknya kepengurusan PGRI Kabupaten Pidie Jaya periode 2024–2029, diharapkan organisasi profesi guru tersebut semakin solid dalam memperjuangkan hak-hak guru, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Pidie Jaya.
(Herry)



