Pidie Jaya, Investigasi.News – Komitmen memperkuat syiar Islam dan pembinaan umat di Kabupaten Pidie Jaya kembali diperkuat dengan dikukuhkannya jajaran pengurus Ittihadul Mubalighin Nanggroe Aceh (IMNAD) Kabupaten Pidie Jaya periode 2026–2031. Organisasi yang menjadi wadah para mubaligh tersebut diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius melalui dakwah yang berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah.
Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (16/7/2026), dipimpin langsung oleh Ketua IMNAD Pusat, H. Muniruddin M. Diah (Waled Kiran) dan dihadiri unsur pemerintah daerah, ulama, serta tokoh masyarakat.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Tgk. Syukurullah dipercaya sebagai Ketua IMNAD Pidie Jaya periode 2026–2031. Sementara itu, jabatan Sekretaris diemban Tgk. Muhksin, S.Ag., M.H., sedangkan posisi Bendahara dipercayakan kepada Tgk. M. Asiraf, S.H.
Usai dikukuhkan, Ketua IMNAD Pidie Jaya, Tgk. Syukurullah, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi secara maksimal sesuai tugas dan fungsi yang diemban. Menurutnya, IMNAD hadir sebagai wadah para mubaligh untuk melanjutkan dakwah Rasulullah SAW serta menjaga pemahaman Islam yang benar di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, IMNAD membawa paham Ahlussunnah Wal Jamaah dan berkomitmen memberikan pemahaman keagamaan kepada generasi Aceh melalui dakwah yang santun dan berlandaskan ajaran Rasulullah SAW.
“IMNAD ini merupakan wadah para mubaligh untuk menyampaikan ajaran yang diajarkan oleh Rasulullah dan para guru kita kepada generasi Aceh pada umumnya, serta masyarakat Pidie Jaya pada khususnya,” ujar Tgk. Syukurullah.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kepengurusan yang baru telah menyiapkan sejumlah program strategis guna memperkuat eksistensi IMNAD di tengah masyarakat. Salah satunya adalah menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan dakwah dan pembinaan moral generasi muda.
Selain itu, IMNAD juga berencana turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan akhlak kepada para pelajar sebagai upaya menjawab tantangan degradasi moral yang semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya itu, organisasi ini juga akan memperluas kegiatan dakwah hingga ke desa-desa dengan menggandeng aparatur gampong untuk menghidupkan kembali kegiatan pengajian bagi masyarakat dan generasi muda.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap keberadaan IMNAD di daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam membina umat serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Bupati berharap para pengurus yang baru dikukuhkan mampu menjadikan IMNAD sebagai organisasi yang aktif, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui dakwah dan pembinaan para mubaligh.

“Kepada seluruh pengurus yang memegang amanah ini, jadikan IMNAD sebagai ladang ibadah untuk menyampaikan ajaran Rasulullah kepada masyarakat Pidie Jaya khususnya dan Aceh pada umumnya. Perkuat organisasi ini dengan program-program nyata serta tingkatkan kualitas para mubaligh melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Bupati.
Pengukuhan pengurus IMNAD Pidie Jaya yang berlangsung pada malam hari tersebut berlangsung khidmat. Selain dihadiri Bupati Pidie Jaya, kegiatan itu juga dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Kepala Dinas Syariat Islam, para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
(Herry)



