Banner iklan

Dari Pela Gandong untuk Maluku Utara: IBM Hadir dengan Semangat Baru

More articles

Malut, Investigasi.News-, Ikatan Basudara Maluku (IBM) Maluku Utara kembali dihidupkan dan ditata ulang dengan semangat dan wajah baru. Pada 5 September 2026, para sesepuh serta ketua dan utusan paguyuban asal Maluku di Maluku Utara berkumpul di Istana Cafe, Kelurahan Muhajirin, Ternate, lalu secara aklamasi memilih pengurus IBM periode 2026–2030.

Hasil pemilihan itu menetapkan Abu Zubair Latupono, S.IP., M.M. sebagai Ketua Umum, Johanna Lusje Lethulur, S.Pd., M.Si sebagai Sekretaris Umum, dan Fenny Kiat, S.STP., M.Si sebagai Bendahara Umum.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan berbagai paguyuban, antara lain IKK Kulur, IKMT Seram Timur, KKU Seith, Wakasihu, Kabau, Jazirah Leihitu, Seram Utara SBT, IKAMALRA, IKA Werinama, dan Ikatan Keluarga SIWALIMA (Ikatan Keluarga Gereja Maluku). Momentum ini disebut sangat bersejarah bagi persatuan komunitas anak negeri Maluku yang berdiam di Maluku Utara.

IBM lahir dari kesadaran masyarakat Maluku di Maluku Utara akan pentingnya persaudaraan, silaturahmi, dan solidaritas dalam satu rumah besar. Semangat itu berkembang bersama lahirnya Angkatan Muda Maluku (AMM) pada 21 April 2013, yang memadukan energi generasi muda dengan pengalaman dan kebijaksanaan para sesepuh.

Gagasan pendirian menguat setelah Abu Zubair Latupono dan Hi. Endang Diponegoro, S.E., M.M. mempertemukan Prof. Dr. Abdurahman I Marasabessy, S.Ag., M.Ag. (alm.) dan Kombes Pol. Ely Djamaludin, S.H., M.H. (alm.). Setelah rangkaian pertemuan pada September–November 2013 yang melibatkan tokoh agama, masyarakat, dan pemuda, IBM dideklarasikan pada 15 November 2013 di Gedung Auditorium IAIN Ternate. Deklarasi dipimpin Prof. Abdurahman I Marasabessy bersama Kombes Pol. Ely Djamaludin. Semangat yang dibawa adalah “Katong Samua Basudara”.

Setelah itu IBM mengalami masa transisi dan sempat vakum hingga 2025. Pada awal 2026, tumbuh niat dan iktikad baik untuk menghidupkan serta menata kembali organisasi ini.

Berakar pada Nilai Leluhur

Sejak awal, IBM berpijak pada nilai-nilai luhur kehidupan orang Maluku, terutama Pela Gandong, “Ale Rasa Beta Rasa”, dan “Potong di Kuku Rasa di Daging”. Nilai-nilai itu mencerminkan persaudaraan, empati, kesetiaan, kepedulian, saling menghormati, serta kesediaan hadir dan saling menopang dalam suka maupun duka.

Menurut para inisiator, IBM kembali hadir dengan tujuan mempererat persaudaraan sesama basudara Maluku di Maluku Utara, mendorong pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, serta mengembangkan literasi untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan produktif. IBM juga berkomitmen merawat toleransi antar umat beragama sebagai rumah besar yang inklusif bagi seluruh paguyuban negeri asal Maluku di Provinsi Maluku Utara.

Reaktualisasi ini, tegas mereka, tidak dimaksudkan menghapus sejarah maupun identitas negeri dan paguyuban yang sudah ada. Tujuannya menyatukan kembali kekuatan, mempererat komunikasi, membangun solidaritas, dan menghadirkan wadah bersama yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan.

Semangat Baru Untuk Kemajuan Bersama

Pengurus periode 2026–2030 berharap IBM dapat menjadi wadah yang menaungi seluruh anak negeri Maluku, baik di perantauan maupun di tanah kelahiran (putus pusa), agar terus menjaga silaturahmi, saling mendukung, serta berdampak dan berkarya bersama. Dalam jangka panjang, para inisiator bercita-cita membentuk IBM di seluruh wilayah NKRI.

Selain cita-cita menyatukan dan menghadirkan IBM di Seluruh Indonesia, Ikatan Basudara Maluku juga akan terlibat dalam program berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terutama untuk sejumlah program prioritas antara lain.

Pertama: Merawat hubungan persaudaraan antara basudara Maluku di Maluku Utara maupun dengan warga / paguyuban yang lain , sebagai bagian terpenting dalam membina dan mengembangkan toleransi antara umat beragama. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mereduksi potensi intoleransi yang akan mengancam persatuan dan kesatuan.

Kedua : Pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal, program ini diharapkan dapat memberikan ruang kepada warga Maluku maupun warga lainnya di Maluku Utara untuk berpartisipasi dalam membantu pemerintah melalui pengembangan ekonomi lokal. Upaya penguatan kapasitas di bidang pengembangan ekonomi merupakan prioritas utama, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat berdampak kepada Usaha Kecil Menengah ( UKM) di Maluku Utara.

Ketiga; Pengembangan Seni dan Budaya Lokal . kegiatan ini diharapkan agar seni budaya lokal kedepan tetap terpelihara dengan baik, Nilai dari kearifan lokal akan menjadi fondasi dalam merawat hubungan persaudaraan. Pedoman dalam berbagi aspek kehidupan, upaya menjaga, menghidupkan, dan memperbarui tradisi agar tetap bermakna bagi generasi sekarang dan mendatang. Manfaatnya terasa di banyak bidang: Budaya lokal pada saat yang sama menjadi penanda asal usul dan jati diri, tidak mudah kehilangan akar ditengah globalisasi. Dengan merekatkan hubungan persaudaraan, dapat menumbuhkan saling hormat menghormati antar sesama,Nilai – nilai dalam kearifan lokal akan menjadi saran pendidikan karakter yang hidup dalam kehidupan sehari – hari, menjadi instrument utama dalam mencegah konflik. Dengan demikian harmoni kehidupan semakin terawat dengan baik.

Ketiga Pengembangan Literasi Ikatan Basudara Maluku (IBM) Maluku Utara menempatkan pengembangan literasi sebagai salah satu fokus kerja organisasi pada periode 2026–2030. Sebagai paguyuban yang menghimpun masyarakat Maluku di Maluku Utara, IBM dinilai memiliki modal kuat untuk menumbuhkan budaya membaca, berpikir kritis, dan belajar sepanjang hayat di tengah masyarakat, Menyelesaikan tantangan kewilayahan menjadi bagian terpenting dan membutuhkan gagasan yang kritis dan konstruktif dari Ikatan Basudara Maluku. (IBM) Sejumlah kegiatan yang dapat digerakkan melalui jaringan IBM antara lain pojok baca dan taman baca di lingkungan paguyuban, pelatihan literasi digital dan keuangan bagi pemuda dan pelaku usaha kecil, dokumentasi sejarah dan tradisi negeri, serta penerbitan dan diskusi buku. IBM juga dapat bekerja sama dengan sekolah, kampus, perpustakaan, dan pemerintah daerah.

“Paguyuban kuat bukan hanya karena banyak anggotanya, tetapi karena anggotanya saling menumbuhkan,” Dengan menjadikan literasi sebagai gerakan bersama, IBM diharapkan dapat menjaga persaudaraan sekaligus menyiapkan generasi Maluku yang cerdas, kritis, dan berdaya.

Ale rasa beta rasa, potong di kuku rasa di daging.

Semoga

Ali Lating M.A.

Ketua Panitia Pelantikan IBM Periode 2026 -2030

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest