Lubuk Basung, Investigasi.news – Respons cepat Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial kembali membuahkan hasil. Seorang warga terlantar yang ditemukan masyarakat di Jorong Parit Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, pada Kamis dini hari (17/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, akhirnya berhasil dipertemukan dan diserahkan kepada pihak keluarganya yang berasal dari Kabupaten Padang Pariaman.
Penyerahan dilakukan setelah serangkaian proses penanganan kemanusiaan, pemeriksaan kesehatan, hingga upaya penelusuran identitas yang dilakukan secara intensif oleh Dinas Sosial Kabupaten Agam bersama sejumlah instansi terkait.
Keluarga korban mengaku sempat diliputi kecemasan karena anggota keluarganya tersebut menghilang dari rumah. Sannia, salah seorang anggota keluarga, mengatakan mereka telah berusaha melakukan pencarian ke rumah-rumah kerabat, namun tidak membuahkan hasil.
Kekhawatiran keluarga semakin besar karena yang bersangkutan merupakan penyandang disabilitas rungu dan tidak dapat berbicara, serta diketahui sedang dalam kondisi sakit saat meninggalkan rumah.
“Alhamdulillah, pada malam ini keluarga telah berhasil dipertemukan dalam keadaan sehat. Selama berada di Kabupaten Agam, yang bersangkutan diperlakukan dengan sangat baik oleh Dinas Sosial Kabupaten Agam,” ungkap pihak keluarga.
Atas kepedulian dan bantuan yang diberikan, keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Agam Benni Warlis, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam, RSUD Lubuk Basung, Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Basung, para pemuda Jorong Parit Panjang, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan dan pencarian keluarga.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Hasneril menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari pemuda Jorong Parit Panjang pada Kamis dini hari mengenai adanya seorang warga yang ditemukan setelah terjatuh ke dalam bandar (saluran air) dan kemudian diamankan di pos ronda setempat.
Mendapat laporan tersebut, Dinas Sosial langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi yang bersangkutan menggunakan layanan ambulans gratis.
Langkah pertama yang dilakukan adalah membawa yang bersangkutan ke Disdukcapil Kabupaten Agam untuk melakukan perekaman data kependudukan. Namun proses tersebut belum dapat dilaksanakan karena yang bersangkutan diketahui belum pernah melakukan perekaman KTP elektronik.
Selanjutnya, petugas memandikan, mengganti pakaian, memberikan makanan dan minuman, kemudian membawa yang bersangkutan ke RSUD Lubuk Basung untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Hasil pemeriksaan dokter menyarankan agar pasien menjalani perawatan di rumah sakit. Kami mendampingi hingga yang bersangkutan mendapatkan ruang rawat inap,” jelas Hasneril.
Pada Jumat pagi, yang bersangkutan sempat menunjukkan sikap gelisah dan meminta keluar dari rumah sakit. Untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan pasien, Dinas Sosial kemudian menjemput dan membawanya ke kantor Dinas Sosial Kabupaten Agam.
Di sela penanganan tersebut, tim Rehabilitasi Sosial terus melakukan penelusuran identitas dan alamat keluarga berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat. Meski pencarian awal belum membuahkan hasil karena alamat yang disebutkan tidak ditemukan, petugas tidak menghentikan upaya pencarian.
Selama berada di Dinas Sosial, yang bersangkutan mendapatkan tempat istirahat yang layak, makanan, serta pendampingan hingga identitas keluarganya akhirnya berhasil diketahui.
Setelah seluruh proses administrasi dan koordinasi selesai, pihak keluarga datang ke Dinas Sosial Kabupaten Agam untuk menjemput anggota keluarganya.
Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, orang terlantar tersebut secara resmi diserahkan kepada pihak keluarga oleh Kabid Rehabilitasi Sosial Hasneril bersama staf Dinas Sosial, Windra.
Daji



