Jember, Investigasi.News- Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Jember, Ikbal Wilda Fardana, S.H., M.Kn., menggelar kegiatan serap aspirasi (reses) persidangan Ke-II Tahun 2026 di Kecamatan Umbulsari guna menyerap keluhan dan masukan langsung dari masyarakat.
Dua poin krusial yang menjadi fokus pembahasan utama dalam forum ini adalah operasional Pasar Bangsalsari yang baru selesai direnovasi serta pemerataan pembangunan infrastruktur, baik di tingkat desa, kabupaten, maupun provinsi.
Dalam sesi dialog, warga dan perwakilan pedagang menyoroti proyek renovasi Pasar Bangsalsari yang telah rampung, namun operasionalnya dinilai belum berjalan maksimal.
Warga mengeluhkan penataan zonasi pedagang serta fasilitas penunjang yang perlu segera disesuaikan agar aktivitas jual beli kembali ramai.
Merespons hal tersebut, Ikbal Wilda Fardana menyatakan bahwa Fraksi PPP akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember.
“Pasar Bangsalsari direnovasi menggunakan anggaran negara dengan tujuan menyejahterakan pedagang, bukan memicu konflik baru,” tegas Ikbal.
Ia menambahkan Kami akan mendesak pemerintah daerah segera mengeluarkan regulasi operasional penempatan lapak yang transparan dan adil, agar tidak ada pedagang lama yang tersisih.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan ketimpangan kondisi akses jalan di wilayah pedesaan yang menghambat distribusi hasil pertanian.
Menjawab keresahan tersebut, legislator PPP ini memetakan status kewenangan jalan guna memberikan pemahaman dan kepastian bagi konstituennya:
1. Infrastruktur Desa: Pembenahan jalan lingkungan dan poros desa akan didorong melalui optimalisasi Alokasi Dana Desa (ADD) serta program usulan kemitraan DPRD.
2. Infrastruktur Kabupaten: Fraksi PPP berkomitmen mengawal sisa alokasi belanja langsung APBD Jember agar diprioritaskan pada perbaikan aspal jalan penghubung antar-kecamatan yang rusak berat.
3. Infrastruktur Provinsi: Terkait jalan utama lintas selatan atau jalan provinsi yang melintasi Jember, Ikbal berjanji membawa rekomendasi tertulis melalui jaringan legislatif PPP di DPRD Provinsi Jawa Timur agar segera mendapatkan jatah pemeliharaan berkala.
“Kami tidak ingin pembangunan berjalan sendiri-sendiri. Jalur ekonomi dari jalan desa, jalan kabupaten, sampai jalan provinsi yang melintasi area Bangsalsari dan sekitarnya harus terkoneksi dengan baik agar roda ekonomi warga berputar cepat,” papar Ikbal.
Di akhir diskusi, Ikbal mengatakan aspirasi ini bukan sekadar catatan formalitas. Masalah operasional Pasar Bangsalsari dan perbaikan jalan ini akan kami formulasikan menjadi Pandangan Fraksi untuk didorong langsung ke bupati dalam sidang paripurna mendatang. Js




