Jember, Investigasi.News- Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, melayangkan desakan keras kepada Satuan Tugas (Satgas) untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) menyeluruh terhadap dapur dan fasilitas penyediaan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Widarto menegaskan bahwa pemerintah dan aparat berwenang tidak boleh pasif dan baru bergerak setelah jatuh korban keracunan massal di lingkungan pendidikan.
“Jangan tunggu ada santri atau siswa yang keracunan baru semua sibuk saling lempar tanggung jawab! Satgas harus bergerak sekarang juga. Ini menyangkut nyawa dan kesehatan anak-anak kita” ujar Widarto saat dikonfirmasi melalui jaringan seluler oleh media Investigasi.News. Sabtu(18/7/2026)
Periksa SLHS Hingga Kelayakan Bahan Makanan
Widarto, selaku Ketua DPC PDIP Jember meminta Satgas Kesehatan dan Ketahanan Pangan untuk melakukan audit total yang meliputi beberapa poin krusial:
1. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS): Memastikan dapur SPPG mengantongi izin resmi dan memenuhi standar kebersihan yang ketat.
2. Kelayakan Bahan Makanan: Memeriksa seluruh pasokan logistik, tanggal kedaluwarsa, serta penggunaan bahan tambahan pangan yang dilarang.
3. Sistem Pengolahan Limbah (IPAL): Mengaudit saluran pembuangan limbah dapur agar tidak mencemari lingkungan sekitar pesantren dan pemukiman warga.
4. Kondisi Fasilitas Dapur: Memastikan tempat memasak bebas dari hama, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan higienis.
Satgas Jangan Mandul
Widarto menilai, pengawasan terhadap SPPG seringkali luput dari perhatian publik dan lepas dari kontrol berkala.
Ia memperingatkan agar Satgas tidak bersikap formalitas semata.
“Jika ditemukan ada pelanggaran prosedur atau bahan makanan yang tidak layak, segel dan sanksi tegas pengelolanya! Keselamatan generasi muda harga mati, tidak ada kompromi” pungkasnya.




