Banner iklan

Hari Kedua FBBM 2026, Tradisi Fan-Fan Semarakkan Kota Biak dan Perkuat Kebersamaan Masyarakat

More articles

BIAK, Investigasi.News – Festival Budaya Biak-Melanesia (FBBM) 2026 memasuki hari kedua dengan menghadirkan kemeriahan tradisi Fan-Fan, sebuah pesta makan bersama yang sarat makna kebersamaan dan kental dengan nilai-nilai budaya masyarakat Biak, Papua.

Kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari ini menyedot perhatian masyarakat. Tradisi Fan-Fan menjadi salah satu agenda yang mewarnai rangkaian festival, sekaligus menghadirkan ruang perjumpaan bagi keluarga, sanak saudara, dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.

Pesta rakyat tersebut digelar di Jalan Protokol Imam Bonjol, Kota Biak, dan dihadiri langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Pelaksanaan Fan-Fan semakin semarak dengan kehadiran stan-stan yang ditata rapi di sepanjang lokasi kegiatan. Seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor turut mengambil bagian, bersama sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) yang berpartisipasi dalam menyukseskan agenda budaya tersebut.

Lebih dari sekadar pesta makan bersama, Fan-Fan merepresentasikan nilai sosial yang hidup dalam masyarakat Biak. Tradisi berbagi makanan kepada keluarga, kerabat, dan orang banyak menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, serta semangat kebersamaan yang diwariskan secara turun-temurun.

Nuansa budaya semakin terasa melalui penampilan musik tradisional oleh siswa-siswi SD Inpres Kornasoren, Distrik Numfor Timur. Lantunan musik yang mereka bawakan menambah warna tersendiri dalam perayaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya lokal.

FBBM 2026 tidak hanya menjadi panggung untuk menampilkan kekayaan tradisi masyarakat Biak-Melanesia, tetapi juga membuka peluang untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat luas. Kegiatan semacam ini diharapkan mampu memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah.

Sejumlah warga berharap Festival Budaya Biak-Melanesia dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin menarik dan beragam. Dengan pengemasan acara yang baik, festival ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Melalui tradisi Fan-Fan, FBBM 2026 menghadirkan pesan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang terus hidup, dirawat, dan diwariskan melalui kebersamaan antargenerasi. (Jhonsa) 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest