Iklan muba

Dinsos Agam Gerak Cepat Tindaklanjuti Informasi Lansia Tinggal Sendiri di Malabur, Kadinsos: Jangan Biarkan Warga Rentan Terabaikan

More articles

Agam | Investigasi – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Agam bergerak cepat merespons informasi masyarakat terkait seorang lanjut usia (lansia) yang disebut tinggal seorang diri di rumahnya di Kampung Dagang, Jorong Malabur, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penerjunan tim ke lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya, sekaligus melakukan asesmen awal terhadap situasi sosial warga yang dimaksud.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial Agam, Hasneril, mengatakan langkah cepat tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia.

“Berdasarkan arahan pimpinan, kami langsung merespons laporan masyarakat terkait Ibu Rosmi yang diinformasikan tinggal sendiri di Kampung Dagang, Jorong Malabur, Nagari Bawan. Tim segera turun untuk memastikan kondisi yang sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, tim menemukan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi terkini. Ibu Rosmi diketahui sudah tidak lagi tinggal seorang diri di rumah tersebut dan telah lama menetap bersama anaknya.

“Setelah kami kunjungi, ternyata beliau tidak berada di rumah dan berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Ibu Rosmi sudah cukup lama tinggal bersama anaknya,” jelas Hasneril.

Ia menambahkan bahwa informasi tersebut diperoleh secara langsung dari pihak keluarga, termasuk menantu Ibu Rosmi, sehingga dapat menjadi dasar klarifikasi terhadap informasi yang sebelumnya beredar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, menegaskan bahwa Dinsos Agam berkomitmen untuk selalu responsif terhadap setiap laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan warga lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat rentan lainnya.

Menurutnya, kecepatan respons menjadi bagian penting dalam memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian pemerintah.

“Kami tidak ingin ada masyarakat, terutama lansia yang hidup dalam kondisi rentan, terabaikan tanpa pendampingan. Karena itu, setiap informasi yang masuk akan kami tindaklanjuti secepat mungkin melalui verifikasi lapangan,” tegas Villa Erdi.

Ia juga mengingatkan pentingnya validitas informasi yang beredar, terutama di media sosial, agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan sekitar, namun tetap memastikan informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika memang ada warga yang membutuhkan bantuan, tentu pemerintah hadir untuk mencarikan solusi terbaik,” tambahnya.

Hasneril juga menilai, luasnya wilayah Kabupaten Agam membutuhkan sinergi berbagai pihak agar penanganan persoalan sosial dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Karena itu, Dinas Sosial Agam berharap adanya kolaborasi aktif antara masyarakat, wali jorong, wali nagari, pemerintah kecamatan, hingga unsur terkait lainnya dalam menyampaikan informasi kondisi sosial masyarakat di lapangan.

“Jika ada persoalan sosial yang benar terjadi, tentu kita bisa bersama-sama mencari jalan keluar. Kepedulian dan gotong royong adalah kekuatan utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

#Aji/Ari

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest