Situbondo, investigasi.news – Pemerintah Kabupaten Situbondo menunjukkan respons cepat terhadap kasus dugaan penyelewengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dialami Nenek Eti, warga Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng. Kasus yang menjadi perhatian publik tersebut langsung mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah.
Pada Senin (22/06/2026), Wakil Bupati Ulfiyah bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo mendatangi langsung kediaman Nenek Eti untuk memastikan penanganan persoalan tersebut berjalan dengan baik dan transparan.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah mencuat dugaan bahwa bantuan PKH yang seharusnya diterima Nenek Eti diduga telah dicairkan oleh pihak lain selama beberapa tahun tanpa sepengetahuan penerima manfaat.
Kasus tersebut memicu keprihatinan masyarakat karena menyangkut hak warga kurang mampu yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan pelayanan dari negara melalui program bantuan sosial.
Setibanya di rumah Nenek Eti, Wakil Bupati Ulfiyah langsung berbincang dengan keluarga untuk mendengarkan penjelasan secara langsung mengenai kronologi yang terjadi. Dialog berlangsung hangat dan penuh perhatian.
Ulfiyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo tidak akan membiarkan persoalan tersebut berlalu tanpa penyelidikan yang jelas. Menurutnya, hak masyarakat harus dijaga dan dipastikan sampai kepada penerima yang berhak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Situbondo, kami menyampaikan permohonan maaf atas persoalan yang dialami keluarga Nenek Eti. Kami akan mengawal kasus ini hingga ditemukan fakta yang sebenarnya,” ujar Ulfiyah.
Ia menambahkan, bantuan sosial merupakan program negara yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan sehingga setiap indikasi penyimpangan harus ditindaklanjuti secara serius.
Selain melakukan penelusuran terhadap dugaan pencairan bantuan, Ulfiyah juga memberikan bantuan secara langsung kepada Nenek Eti sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi yang dialami keluarga tersebut.
Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari Nenek Eti sembari menunggu proses penyelidikan dan verifikasi data bantuan sosial selesai dilakukan.
Pada kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kabupaten Situbondo turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan sejumlah peralatan dapur yang dibutuhkan oleh keluarga Nenek Eti.
Penyerahan bantuan tersebut disambut haru oleh keluarga. Mereka mengaku bersyukur karena pemerintah hadir secara langsung untuk memberikan perhatian sekaligus solusi atas persoalan yang tengah dihadapi.
Tidak hanya itu, Nenek Eti juga menerima kartu ATM baru yang akan digunakan sebagai sarana pencairan bantuan sosial ke depan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang menjadi haknya dapat diterima secara langsung dan aman.
Pemberian kartu ATM baru menjadi bagian dari upaya perbaikan administrasi sekaligus perlindungan terhadap hak penerima manfaat agar tidak terjadi persoalan serupa di kemudian hari.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo yang turut hadir menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah verifikasi untuk menelusuri seluruh data terkait bantuan yang diterima Nenek Eti.
Tim Dinas Sosial akan melakukan pengecekan dokumen, riwayat pencairan bantuan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh informasi yang berkembang dapat diverifikasi secara objektif.
Menurut Ulfiyah, proses penelusuran akan dilakukan secara terbuka dan profesional. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada hak masyarakat yang terabaikan akibat kelalaian atau tindakan yang tidak sesuai prosedur.
Sementara itu, Hadari yang mewakili keluarga Nenek Eti menyampaikan apresiasi atas kedatangan Wakil Bupati dan jajaran Dinas Sosial yang dinilai sangat cepat merespons keluhan masyarakat.
“Kami merasa diperhatikan. Terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati dan Dinas Sosial yang sudah datang langsung, memberikan bantuan, serta mendengarkan keluhan keluarga. Kami berharap masalah ini segera menemukan titik terang,” ungkapnya.
Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Situbondo mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. Kehadiran langsung Wakil Bupati Ulfiyah di tengah warga dinilai sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah dalam melindungi hak masyarakat, sekaligus memastikan dugaan penyelewengan bantuan PKH dapat diungkap secara tuntas dan transparan. (Agus)

Hak Nenek Eti Diduga Hilang Tiga Tahun, Wabup Ulfiyah Langsung Turun ke Lokasi






