Banner iklan

Pemkab Agam Turun Tangan, Keluarga Sukardi yang Hidup dalam Keterbatasan Dapat Bantuan

More articles

Agam, Investigasi.News – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial bergerak cepat merespons kondisi memprihatinkan yang dialami keluarga Sukardi, warga Dusun I Paraman Bayur, Jorong Batu Hampar, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung. Rumah keluarga tersebut habis terbakar dan belum diperbaiki, sementara istri dan anaknya membutuhkan perhatian serta penanganan khusus karena mengalami gangguan jiwa.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, Dinas Sosial Kabupaten Agam turun langsung ke kediaman Sukardi pada Rabu (21/10/2026) untuk menyerahkan bantuan kebutuhan dasar.

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan Sukardi yang disampaikan ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Agam tiga hari sebelumnya. Laporan itu diterima langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Hasneril, didampingi Pekerja Sosial (Peksos) Erizal, Nola, dan Ike.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Gerak Cepat (Gercep) Bidang Rehsos segera melakukan asesmen lapangan guna memastikan kondisi keluarga yang bersangkutan. Hasil asesmen membenarkan informasi yang disampaikan Sukardi, diperkuat pula oleh keterangan Wali Nagari Kampung Tangah, Gusri Mulyadi, yang turut berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial.

Kondisi keluarga Sukardi menjadi perhatian serius karena selain kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran, ia juga harus menjalani kehidupan dengan keterbatasan ekonomi sambil merawat istri, Asna, dan anaknya, Riko, yang sama-sama mengalami gangguan jiwa. Sukardi sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap karena harus mencurahkan waktu dan tenaganya untuk mengurus keluarganya.

Mengetahui kondisi tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, langsung menginstruksikan Bidang Rehsos agar segera mengambil langkah nyata dan memastikan keluarga tersebut mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan.

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, telur, sarden, sabun dan perlengkapan kebersihan lainnya, serta pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga Sukardi sekaligus meringankan beban yang mereka hadapi.

Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan, terutama keluarga rentan yang membutuhkan dukungan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Menurutnya, laporan masyarakat harus ditindaklanjuti secara cepat agar warga yang membutuhkan tidak dibiarkan menghadapi persoalannya sendirian.

“Pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkan perhatian khusus. Setiap laporan yang masuk harus ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Senada, Wali Nagari Kampung Tangah, Gusri Mulyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Agam, Benni Warlis, beserta jajaran Dinas Sosial yang telah merespons cepat laporan mengenai kondisi keluarga Sukardi.

Menurut Gusri, bantuan tersebut sangat berarti bagi warganya yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi dan membutuhkan perhatian khusus.

Ia juga mengapresiasi Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi, Kepala Bidang Rehsos Hasneril, serta seluruh jajaran yang telah turun langsung melihat kondisi keluarga tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Agam, Benni Warlis, melalui Dinas Sosial Kabupaten Agam, yang telah merespons langsung laporan masyarakat kami yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Gusri.

Ia menjelaskan, Sukardi tidak memiliki pekerjaan tetap karena harus mengurus istri dan anaknya yang mengalami gangguan jiwa. Kondisi tersebut semakin berat setelah rumah mereka terbakar dan hingga kini belum diperbaiki.

Atas dasar itu, Gusri berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan kebutuhan pokok semata. Ia meminta dinas terkait turut memberikan perhatian terhadap kondisi tempat tinggal keluarga tersebut.

“Kami berharap kepada dinas terkait agar dapat membantu perbaikan rumah Sukardi yang terbakar. Keluarga ini sangat membutuhkan perhatian dan dukungan agar bisa menjalani kehidupan yang lebih layak,” tambahnya.

Respons cepat Dinas Sosial Kabupaten Agam menjadi langkah awal dalam membantu keluarga Sukardi menghadapi situasi sulit. Namun, persoalan yang dihadapi keluarga tersebut tidak hanya menyangkut kebutuhan pangan dan sandang, tetapi juga tempat tinggal yang layak serta kebutuhan pendampingan sosial dan kesehatan bagi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa.

Karena itu, diperlukan koordinasi lintas instansi agar keluarga tersebut memperoleh penanganan berkelanjutan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Harapannya, perhatian pemerintah tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat, tetapi berlanjut pada upaya mencari solusi atas persoalan tempat tinggal, pendampingan keluarga, serta akses terhadap layanan sosial dan kesehatan.

Bagi keluarga Sukardi, bantuan yang diberikan menjadi penopang di tengah keterbatasan. Sementara itu, harapan untuk kembali memiliki rumah yang layak masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah dan pihak terkait.

Kehadiran pemerintah akan semakin bermakna apabila bantuan awal diikuti langkah konkret dan berkelanjutan, sehingga keluarga rentan seperti Sukardi tidak hanya mendapat pertolongan sesaat, tetapi juga kesempatan untuk hidup lebih aman dan bermartabat. (Daji) 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest