Kerinci, Investigasi.News – Di tengah gangguan kelistrikan yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera hingga menyebabkan blackout massal, masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh justru tetap menikmati pasokan listrik yang stabil tanpa gangguan berarti.
Kondisi tersebut disebut tidak lepas dari peran Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci Merangin Hidro (KMH) yang menjadi penopang utama sistem kelistrikan di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Pasokan listrik dari PLTA KMH membuat dua daerah tersebut tidak terlalu terdampak oleh gangguan jaringan interkoneksi listrik Sumatera yang sebelumnya memicu pemadaman di berbagai wilayah.
Akibatnya, aktivitas masyarakat, pelayanan publik, perkantoran, hingga sektor usaha di Kerinci dan Sungai Penuh tetap berjalan normal saat sejumlah daerah lain mengalami pemadaman listrik.
Masyarakat pun mengaku bersyukur karena aliran listrik tetap aman dan stabil. Selain menjaga kenyamanan warga, kestabilan listrik juga dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan pemerintahan.
Keberadaan PLTA Kerinci Merangin Hidro kini dinilai menjadi salah satu kekuatan utama ketahanan energi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain menyuplai kebutuhan listrik lokal, pembangkit listrik tenaga air tersebut juga membantu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan daerah.
Sebelumnya, blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera sempat menjadi perhatian publik karena mengganggu berbagai aktivitas masyarakat. Namun, kondisi berbeda justru dirasakan warga Kerinci dan Sungai Penuh yang tetap menikmati layanan listrik secara normal tanpa pemadaman berarti.
Dengan kondisi tersebut, Kerinci dan Sungai Penuh menjadi salah satu wilayah yang relatif aman dari dampak gangguan kelistrikan besar di Sumatera berkat dukungan pasokan listrik dari PLTA Kerinci Merangin Hidro.(Merliyah)



















