Lahat, Investigasi.News – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membina generasi Qurani dengan mengirimkan 53 kafilah terbaik untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang resmi dibuka Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, di Kabupaten Lahat, Selasa (23/6/2026) malam.
Keikutsertaan Muba dalam ajang keagamaan terbesar di Sumatera Selatan tersebut bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.
Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Muba, H. Opi Palopi MA, yang juga bertindak sebagai Ketua Kafilah MTQ Muba, menyampaikan optimisme tinggi terhadap kemampuan para peserta yang akan berlaga di berbagai cabang perlombaan.
“Kami hadir dengan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Musi Banyuasin. Seluruh peserta telah melalui proses pembinaan dan persiapan yang matang. Kami berharap mereka dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Opi Palopi.
Menurutnya, MTQ merupakan momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah di Sumatera Selatan.
Lebih dari itu, kata Opi, partisipasi Muba dalam MTQ juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman dan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
“Pembinaan tilawah, tahfiz, dan cabang-cabang Al-Qur’an lainnya akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi Qurani yang berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dimaknai sebatas ajang perlombaan, melainkan harus menjadi sarana strategis untuk melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama harum Sumatera Selatan di tingkat nasional bahkan internasional.
“MTQ harus menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Saya optimistis Sumatera Selatan akan terus melahirkan qari dan qariah berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang nasional,” ujar Herman Deru.
Perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Setiap daerah mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk bersaing secara sehat dalam berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin serta semangat yang dimiliki para peserta, Kafilah Muba diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pembinaan generasi Qurani di Sumatera Selatan.
Herlan







