SIBOLGA, Investigasi.news (25/9/2026) – Polres Sibolga bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sibolga, Bapanas RI, Perum Bulog dan stakeholder terkait melakukan pengecekan dan pengawasan harga beras di Kota Sibolga, Jumat (25/9/2026).
Pengecekan dilakukan di sejumlah toko, salah satunya Toko Sahabat dan Toko Beras Op Ria.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Sibolga, Ipda Inal Tanjung, S.E., bersama personel Unit Tipidter dan Kabid Perdagangan Disperindag Kota Sibolga, Irwan Ahuy Sitanggang, S.E., turun langsung melakukan pendataan harga di lapangan.
Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan harga di tingkat pedagang, memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi beras, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen.
Hasil pengecekan, harga beras medium jenis Kukubalam ditemukan Rp16.000 per kilogram dan IR 64 Rp15.500 per kilogram. Sementara beras premium jenis Lima Berlian dijual Rp17.600 per kilogram dan Bintang Lima Rp18.000 per kilogram.
Tim menemukan sejumlah harga beras medium dan premium berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pemilik usaha menjelaskan, harga beras di Sibolga dipengaruhi pasokan dari kilang padi di luar Kota Sibolga, tingginya harga gabah, serta biaya transportasi pengangkutan beras dari luar wilayah.
Polres Sibolga bersama Disperindag dan stakeholder terkait menyatakan akan terus melakukan pengawasan harga dan distribusi beras untuk menjaga stabilitas pangan serta melindungi konsumen dari praktik perdagangan yang merugikan.













