Di Sula Seorang Anak Meninggal Dini Hari Tadi Karena DBD, 1 Pasien Lagi Observasi Ketat di ICU, Kadinkes Abai ?

More articles

Malut, Investigasi.News-, Desakan untuk petugas kesehatan di Dinas Kesehatan Pemda Kepulauan Sula agar bergerak memutus rantai penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) maupun membasmi jentik Nyamuk Aedes Aegypti terus berdatangan, warga Kepulauan Sula tidak ingin korban berjatuhan akibat keganasan infeksi virus dengue yang menular akibat gigitan Nyamuk tadi.

“Harus ada langkah cepat, ini sudah ada korban, jangan tunggu korban berjatuhan”, ujar Dani warga Kepulauan Sula (26/4).

Sementara itu dari data yang dikantongi media ini, seorang anak di Kepulauan Sula harus meregang nyawa sekitar pukul 02.00 WIT di UGD RSUD Sanana, hasil diagnosis dokter, pasien anak ini meninggal karena DBD.

Sementara itu yang menegangkan, masih ada 1 pasien lagi yang positif DBD sementara observasi ketat di ICU.

“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, segera petugas kesehatan ambil langkah, minimal lakukan Fogging Nyamuk”, ujar sumber media ini.

Sedangkan sampai berita ini ditayangkan, Kepala Dinas (Kadinkes) Pemda Kepulauan Sula belum juga memberikan respon atas konfirmasi awak media kami, padahal warga masyarakat Kepulauan Sula menanti kabar menyangkut langkah konkret petugas kesehatan terkait penyakit DBD yang sudah memakan korban nyawa manusia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest