Malut, Investigasi.News-, Lagi, lagi dan lagi terjadi, layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kepulauan Sula-Maluku Utara mendapat sorotan tajam, pasalnya selama 3 hari berturut-turut pasokan air bersih sama sekali tidak mengalir ke warga kota Sanana yang menjadi pelanggannya, warga mempertanyakan kinerja buruk PDAM meski berkali-kali berganti pucuk pimpinannya (Direktur-red).
“Dari dulu sampai sekarang tidak ada kemajuan pelayanan, tidak ada perkembangan perusahaan, meski berganti-ganti pimpinan”, sebut SM warga kota Sanana yang tinggal di Fagudu (26/9).
Warga tadi mengilustrasikan bagaimana sengsaranya masyarakat yang menjadi pelanggan PDAM Sanana, ketika air tidak mengalir selama 3 hari berturut-turut.
“Setengah mati Pak Wartawan, sementara tidak ada keterangan resmi dari PDAM terkait kondisi ini”, sesalnya.
Sementara itu awak media ini mendapat informasi bahwa tidak mengalirnya air dari PDAM Sanana lantaran mesin air mereka tidak mendapatkan suplai listrik dari PLN, infonya lagi pihak PLN terpaksa memutus jaringan listrik ke PDAM lantaran ada sejumlah tunggakan pembayaran yang belum diselesaikan.
“Saya tidak tau Pak, karena itu bukan bagian saya”, tandas salah satu petugas PLN Sanana ketika dikonfirmasi media ini (26/9).
Namun petugas ini menjelaskan, bahwa sebelumnya beredar informasi di group internal mereka (PLN-red) bahwa ada pemutusan aliran listrik ke PDAM.
“Ada informasi di group, pemutusan di PDAM, karena ada tunggakan, tapi mereka sudah bayar atau belum saya juga kurang tau”, lanjut Petugas PLN ini.
Dia juga sempat menyebutkan bahwa Kepala PLN Sanana sedang ada di Sulabesi Barat, makanya mungkin kesulitan jaringan ketika dikonfirmasi media ini.
Sayangnya sampai berita ini ditayangkan, Direktur PDAM Kabupaten Kepulauan Sula, yakni Burhanudin Buamona tidak memberikan tanggapan apapun ketika dikonfirmasi, meski pesan awak media kami tersampaikan.













