Dinas Sosial Agam Maksimalkan Penanganan ODGJ, Bantuan dan Pendampingan Diperluas

More articles

Agam, Investigasi.news — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial terus memperlihatkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya terhadap warga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tersebar di berbagai nagari. Upaya ini meliputi penanganan kesehatan, pendampingan keluarga, pemulangan ke daerah asal, pendataan administrasi kependudukan, hingga bantuan kebutuhan pokok.

Langkah cepat dan terukur tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati AgamIr. H. Benni Warlis, MM. Dt. Tan Batuah yang menegaskan bahwa keberpihakan kepada kelompok rentan merupakan salah satu prioritas pembangunan sosial di daerah.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh meninggalkan mereka yang paling membutuhkan. Penanganan ODGJ adalah tanggung jawab kemanusiaan kita bersama,” ujar Bupati dalam sebuah kesempatan terpisah.

Hal senada tersebutlah yang menjadi cambuk Tim Dinas Sosial Agam untuk bergerak cepat, dipimpin Hasneril, SE, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, dalam beberapa hari terakhir aktif mengunjungi sejumlah warga ODGJ di wilayah Lubuk Basung. Turut mendampingi Fungsional Pekerja Sosial Erizal, pendamping rehabilitasi sosial Kemensos Nola Karmila, Ike Nurmayunita, serta staf Dinsos lainnya.

Salah satu penerima perhatian adalah Uskur Nia Ilahi, warga Cumateh, Jorong V Sungai Jariang, Lubuk Basung. Pada Jumat (21/11), tim mendatangi rumah Uskur untuk mengecek kondisi kesehatan, tempat tinggal, serta memastikan kebutuhan dasar yang bersangkutan terpenuhi.

Selanjutnya pada Selasa (25/11), Hasneril dan tim mengunjungi Anto, warga Simpang IV Lapau Talang, Lubuk Basung. Dalam kunjungan itu, tim melihat langsung kondisi Anto serta memberikan semangat agar ia bisa pulih dan kembali beraktivitas normal.

“Dalam beberapa hari ke depan, Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan permakanan dan pakaian layak pakai untuk Anto. Ini bagian dari membangun kepedulian bersama,” ungkap Hasneril.

Ia menyebut, banyak laporan mengenai keberadaan ODGJ berasal dari masyarakat, yang membuktikan bahwa kepedulian sosial di Agam tumbuh sangat baik. “Kami berterima kasih kepada warga yang aktif melaporkan. Ini membantu kami menjangkau mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hasneril menegaskan bahwa berbagai langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi, serta sejalan dengan kebijakan Bupati Agam yang menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

“Perhatian kepada penyandang disabilitas, ODGJ, dan kelompok rentan lainnya adalah bagian dari wujud nyata kepedulian pemerintah. Ini bukan sekadar tugas teknis, tetapi amanah kemanusiaan,” tegas Hasneril.

Ia juga berharap dukungan masyarakat terus menguat. “Kepedulian sosial itu tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Sosial Agam juga memulangkan seorang ODGJ ke kampung halamannya di Kampar, Riau, setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kampar. Langkah humanis itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak di Sumatera Barat.

Daji

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest