Palupuah – Usai pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat di berbagai penjuru Kecamatan Palupuah melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Jumlah hewan kurban yang tercatat pada tahun 2026 mencapai 163 ekor. Data tersebut dihimpun langsung oleh petugas Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) Kecamatan Palupuah dari seluruh nagari di wilayah tersebut, Rabu (27/5/2026).
Koordinator Poskeswan Kecamatan Palupuah, Yusuf, didampingi Riswarman, menyampaikan bahwa total hewan kurban yang terdata terdiri atas 148 ekor sapi, 1 ekor kerbau, dan 14 ekor kambing.
Adapun rinciannya, Nagari Koto Rantang tercatat sebanyak 28 ekor sapi dan 5 ekor kambing, Nagari Nan Tujuah sebanyak 25 ekor sapi, Nagari Nan Limo sebanyak 19 ekor sapi dan 2 ekor kambing, serta Nagari Pagadih sebanyak 21 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Sementara itu, Nagari Pasia Laweh menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak, yakni 55 ekor sapi, 1 ekor kerbau, dan 1 ekor kambing.
Yusuf menjelaskan, pendataan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan kurban sekaligus memantau kondisi kesehatan hewan sebelum proses penyembelihan dilaksanakan.
“Petugas Poskeswan juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, meliputi pemeriksaan suhu tubuh, mulut dan kuku, sistem pernapasan, tanda-tanda penyakit menular, serta penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) bagi hewan yang memenuhi syarat,” ujar Yusuf.
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan agar hewan kurban yang akan disembelih benar-benar dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk dikurbankan.
Tingginya jumlah hewan kurban tahun ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Kecamatan Palupuah dalam menyambut Hari Raya Iduladha, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
#Da Aji / Ary Palupuah






