Iklan

Skandal Lokal Rasa Asing: Arena Gambling ‘SKY GAME’ Snl Food Sikat Uang Batam, Kapolda Kepri Didesak Copot Kapolsek Lubuk Baja!

More articles

Batam, Investigasi.News — Wibawa hukum di Kota Batam dinilai berada di titik nadir. Praktik perjudian terselubung berkedok permainan elektronik Sky Game di pusat perbelanjaan SNL Food, Lubuk Baja, disebut-sebut terus beroperasi secara terang-terangan seolah kebal hukum dan menantang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lebih memprihatinkan, arena yang dinilai merusak moral masyarakat ini ditengarai dikendalikan oleh warga negara asing (WNA).

Para pengusaha asing tersebut disebut bebas meraup keuntungan finansial di Batam melalui praktik yang diduga kuat ilegal, sementara aparat penegak hukum di tingkat lokal dinilai seolah melakukan pembiaran yang melukai rasa keadilan masyarakat.

MODUS TERANG-TERANGAN: PEMBODOHAN PUBLIK BERKEDOK KETANGKASAN

Aktivitas mesin Sky Game di SNL Food bukan lagi sekadar dugaan pelanggaran kecil, melainkan diduga merupakan tindak pidana yang berlangsung di ruang publik. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan sejumlah temuan yang mengkhawatirkan, antara lain:

  • WNA diduga berperan sebagai pengendali operasional, memanfaatkan celah dan lemahnya pengawasan untuk meraup keuntungan.
  • Diduga terdapat sistem pengondisian, dengan petugas yang memandu, mengawasi, dan mengatur akumulasi poin para pemain.
  • Pengunjung diduga diarahkan untuk menukarkan poin yang diperoleh dengan keuntungan materiil atau uang tunai.

Klaim bahwa arena ini hanya merupakan “permainan ketangkasan” dinilai sebagai dalih untuk mengelabui publik. Di sisi lain, aparat penegak hukum di wilayah tersebut dinilai belum mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik tersebut.

KAPOLSEK LUBUK BAJA DIUJI: PEMBIARAN ATAU KETIDAKMAMPUAN?

Sorotan kini mengarah kepada Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie. Sebagai penanggung jawab keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut, belum adanya tindakan terhadap aktivitas di SNL Food memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Muncul sejumlah pertanyaan publik, di antaranya:

  1. Apakah Polsek Lubuk Baja tidak mampu menindak dugaan praktik perjudian yang disebut-sebut melibatkan pengusaha asing?
  2. Mengapa aktivitas yang diduga melanggar hukum dan berlangsung secara terbuka belum mendapatkan penindakan?

Apabila dugaan aktivitas yang beroperasi secara terbuka tersebut tidak segera ditindak, masyarakat berhak mempertanyakan efektivitas pengawasan dan komitmen penegakan hukum di wilayah Lubuk Baja.

DESAKAN: KAPOLDA KEPRI DIMINTA TURUN TANGAN, TINDAK WNA DAN EVALUASI KAPOLSEK

Masyarakat Batam mengharapkan langkah nyata, bukan sekadar pernyataan.

Redaksi Investigasi.News mendesak:

  • Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang segera menerjunkan tim untuk menyelidiki dugaan praktik perjudian di arena Sky Game SNL Food. Apabila ditemukan unsur pidana, segera lakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
  • Menindak secara hukum pihak-pihak yang terbukti terlibat, termasuk apabila terdapat WNA yang berperan sebagai pengendali operasional, serta mengambil tindakan keimigrasian sesuai peraturan perundang-undangan setelah proses hukum selesai.
  • Melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolsek Lubuk Baja apabila terbukti terjadi kelalaian atau pembiaran terhadap dugaan pelanggaran hukum di wilayahnya.

Apabila dugaan praktik tersebut terus beroperasi tanpa penindakan, hal itu berpotensi semakin menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Kota Batam.

Fransisco Chrons

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest