Pidie Jaya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya menerjunkan sejumlah personel gabungan pasca air merangsek ke permukiman warga, Selasa (28/04/2026).
Pelaksana Harian (Plh) BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, melalui sambungan telepon kepada kontributor Investigasi.News menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait air sungai yang mulai merangsek ke permukiman warga, sehingga langsung menerjunkan anggota ke lokasi.
“Benar, kami mendapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 19.30 WIB bahwa air sudah mulai merangsek ke beberapa desa, di antaranya Dayah Usen, Pante Beureune, dan Masjid Tuha. Kami langsung menindaklanjuti dengan menerjunkan petugas dari tim SAR, turut dibantu anggota TNI dan Polri ke lokasi terdampak,” ujarnya.
Menurut Plh BPBD yang saat ini sedang berada di Banda Aceh dalam rangka kegiatan kedinasan, berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, air sudah mulai surut. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk menyimpan nomor-nomor penting, di antaranya nomor tim SAR atau pihak terkait, sehingga apabila terjadi banjir atau hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat dapat segera menghubungi pihak terkait.
“Harapannya, masyarakat tetap waspada dan siap siaga,” tambahnya.
Masih menurut Okta, saat ini beberapa desa rentan banjir disebabkan Krueng Meureudu yang sudah sangat dangkal. Seperti yang terjadi malam ini, hujan deras di Pidie dapat berdampak banjir di Pidie Jaya karena aliran Sungai Krueng Meureudu yang mengalami pendangkalan pascabanjir akhir tahun lalu.
(Herry)

















