Surabaya – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di kawasan Jalan Gading Karya Gang 6 Nomor 5, Surabaya, Kamis (28/05/2026). Momentum hari besar umat Islam tersebut dimaknai secara mendalam oleh keluarga besar Bapak Syaiful Bahri dan Bapak Hari Cahyono melalui penyembelihan seekor sapi qurban berbobot sekitar 600 kilogram sebagai wujud syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Suasana religius tampak begitu terasa sejak pagi hari. Warga sekitar turut menyaksikan prosesi ibadah qurban yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin oleh H. Ismail, S.Ag., sementara proses penyembelihan hewan qurban dilaksanakan oleh Ustadz Umar sesuai tuntunan syariat Islam.
Takbir pun menggema mengiringi pelaksanaan ibadah yang sarat makna tersebut:
اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah.”
Lebih dari sekadar ritual keagamaan, pelaksanaan qurban tersebut juga menjadi simbol nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sebagai bentuk berbagi kebahagiaan Idul Adha, panitia menyalurkan sebanyak 200 kupon daging qurban kepada warga sekitar, tetangga, serta keluarga.
Proses pembagian dilakukan secara tertib guna memastikan manfaat qurban dapat diterima secara aman, adil, dan merata. Masing-masing penerima memperoleh sekitar dua kilogram daging sapi qurban, sehingga keberkahan Idul Adha benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Pada hakikatnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan qurban semata. Perayaan ini menjadi pengingat akan nilai ketakwaan, pengorbanan, serta keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Melalui kegiatan tersebut, warga berharap semangat gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan terus terjaga di lingkungan masyarakat. Nilai “memanusiakan manusia” pun menjadi pesan penting yang terus dihidupkan—yakni memperlakukan sesama dengan hormat, adil, penuh kasih sayang, serta menjaga martabat manusia sebagai ciptaan Allah SWT.
Dengan semangat qurban, Idul Adha kembali meneguhkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.
Guh






