Banner iklan

HUT ke-18 Kabupaten Tambrauw, Bupati Yeskiel Yesnath Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur

More articles

Tambrauw, Investigasi.News – Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga warisan budaya leluhur, memperkuat persatuan, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Ajakan tersebut disampaikan dalam Pentas Seni dan Budaya dalam rangka syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Tambrauw yang berlangsung di Distrik Fef, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari peringatan hari jadi Kabupaten Tambrauw. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, pentas seni dan budaya ini juga menjadi wadah bagi generasi muda, seniman lokal, serta sanggar seni untuk menampilkan kekayaan tradisi dan identitas budaya daerah.

Dalam sambutannya, Yeskiel menegaskan bahwa perjalanan 18 tahun Kabupaten Tambrauw harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembangunan tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam mempertahankan identitas, merawat tradisi, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya.

Pelestarian budaya, lanjutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga tarian tradisional, musik daerah, bahasa lokal, hingga mempertahankan berbagai kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tambrauw.

“Pentas seni dan budaya merupakan panggung bagi anak-anak negeri, generasi muda, serta para seniman lokal untuk menunjukkan identitas, jati diri, dan kekayaan budaya yang kita miliki,” demikian pesan Bupati.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman suku, ras, dan agama. Perbedaan yang ada, menurutnya, bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan yang harus dirawat untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghormati.

Bupati berharap semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam mendorong pembangunan Kabupaten Tambrauw. Dengan persatuan yang kuat, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Selain itu, Yeskiel mendorong generasi muda, sanggar seni, seniman, dan pelaku ekonomi kreatif untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Kreativitas masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Pada kesempatan tersebut, apresiasi juga disampaikan kepada panitia pelaksana, para penari, pemusik, seniman, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan. Partisipasi berbagai elemen masyarakat dinilai mencerminkan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap identitas budaya Tambrauw.

Pentas seni dan budaya ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang pembinaan, pelestarian, dan pewarisan budaya kepada generasi penerus. Dengan demikian, kekayaan tradisi daerah tetap hidup dan menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan Tambrauw.

Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Tambrauw tahun ini mengusung semangat “Jaga Alam Kita, Rawat Budaya Kita, Bersatu Membangun Tambrauw Tercinta!”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan Tambrauw tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam, mempertahankan warisan budaya leluhur, dan memperkuat persaudaraan.

Melalui momentum hari jadi ini, seluruh masyarakat diharapkan terus bergandengan tangan membangun Kabupaten Tambrauw yang maju dan sejahtera, tanpa kehilangan jati diri serta nilai-nilai budaya yang menjadi kebanggaan daerah. (Jhon)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest