Pidie Jaya, Investigasi.news – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Pidie Jaya berlangsung semarak. Setelah rangkaian kegiatan sosial, pengobatan gratis, bedah rumah, hingga berbagai perlombaan, turnamen sepak bola yang digelar Polres Pidie Jaya menjadi magnet utama yang berhasil menyatukan ribuan masyarakat dari berbagai wilayah.
Laga final yang berlangsung pada Selasa (30/6/2026) dipadati penonton, tidak hanya dari Kabupaten Pidie Jaya, tetapi juga dari sejumlah daerah di sekitarnya. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadikan turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga ruang mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan.
Di tengah kemeriahan penutupan turnamen, Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Paisal Pasaribu, SH, S.I.K., M.H., menyerahkan langsung hadiah kepada para juara. Usai prosesi penyerahan hadiah, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan sukses.
“Alhamdulillah, sejak pembukaan hingga penutupan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Setiap hari ratusan bahkan ribuan warga hadir menyaksikan pertandingan, namun semuanya tetap berlangsung tertib. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kekompakan masyarakat Pidie Jaya masih sangat kuat,” ujar Kapolres kepada Investigasi.News.
Di akhir penyampaiannya, Kapolres menitipkan pesan yang menjadi penekanan utama dalam momentum Hari Bhayangkara tahun ini.
“Kalau kita ingin membangun Pidie Jaya dan bangkit bersama, maka jagalah kekompakan. Dengan persatuan dan kebersamaan, saya yakin Pidie Jaya akan semakin maju dan semakin kuat,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurut Kapolres, semangat persatuan yang tercermin selama turnamen berlangsung merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk membawa Pidie Jaya ke arah yang lebih baik.
Turnamen sepak bola HUT Bhayangkara ke-80 sendiri berakhir dengan kemenangan Kecamatan Meurah Dua. Dalam partai final yang berlangsung sengit, Meurah Dua berhasil mengalahkan FC Ulim melalui drama adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang di waktu normal.
Selain membawa pulang trofi bergilir, tim juara juga berhak atas hadiah pembinaan senilai puluhan juta rupiah. Kemenangan tersebut disambut meriah oleh para pendukung yang memadati lapangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas masyarakat, serta membangun sinergi antara Polri dan warga. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain maupun suporter menjadi penutup manis rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Pidie Jaya.
Herry



