Banner iklan

TP-PKK Kotamobagu Perkuat Perang Lawan Stunting, Posting Cantika Resmi Diluncurkan

More articles

KOTAMOBAGU,Investigasi.News — Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib-Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., melaunching Posyandu Cegah Stunting bagi Calon Pengantin, Remaja, Ibu, dan Anak (Posting Cantika) di Kantor Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (31/8/2026).

Program tersebut menjadi salah satu langkah memperkuat upaya pencegahan stunting secara terpadu dan berkesinambungan, mulai dari masa remaja, persiapan pernikahan, kehamilan, bayi, balita hingga anak usia prasekolah.

Rindah mengatakan, pencegahan stunting tidak boleh baru dilakukan setelah seorang anak lahir. Menurutnya, intervensi harus dimulai sejak sebelum pernikahan agar faktor risiko stunting dapat dicegah sedini mungkin.

“Kita semua memahami bersama bahwa upaya pencegahan stunting bukanlah upaya yang baru dilakukan ketika seorang anak telah lahir. Pencegahan stunting harus menjadi proses yang dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, sejak masa remaja, persiapan pernikahan, kehamilan, masa bayi, balita hingga anak usia prasekolah,” ujar Rindah.

Ia berharap Posting Cantika dapat menjadi wadah yang semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang edukasi, pemantauan, dan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan serta tumbuh kembang anak.

“Posting Cantika ini diharapkan dapat menjadi wadah yang semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang edukasi, pemantauan dan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko kesehatan dan tumbuh kembang anak,” katanya.

Menurut Rindah, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, terutama pemerintah desa dan kelurahan, kader posyandu, Tim Pembina Posyandu, serta perangkat kecamatan.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi agar upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Kecamatan Kotamobagu Utara.

“Saya berharap pemerintah desa dan kelurahan, bersama Tim Pembina Posyandu, para kader Posyandu, serta seluruh pihak terkait untuk terus berperan aktif dan bersinergi. Kita berharap melalui kerja sama yang baik, upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat terus diperkuat sehingga angka stunting di Kecamatan Kotamobagu Utara dapat diturunkan,” tambahnya.

Dalam launching tersebut, turut dilakukan pemberian susu dan vitamin kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus mendukung pencegahan dan penanganan stunting di Kota Kotamobagu.

Selain itu, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan Posyandu Cegah Stunting bagi Calon Pengantin, Remaja, Ibu, dan Anak antara Kepala Puskesmas Upai dengan para lurah dan sangadi di wilayah kerja Puskesmas Upai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, dr. Wahdania L. Mantang, M.Kes.; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Chelsia Paputungan, S.T., M.E.; Camat Kotamobagu Utara, Kusnadi Pobela, S.Pd., S.E., M.Pd.; Kepala Puskesmas Upai, Dien Hastuty Laoh, S.Keb.; para lurah dan sangadi; jajaran pengurus TP-PKK Kota Kotamobagu; serta masyarakat Kecamatan Kotamobagu Utara.(**)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest