Sawahlunto, Investigasi.news – Selain mengungkapkan keterbatasan sumber air baku dan masih memakai jaringan lama Hibbah milik PT Bukit Asam Ombilin, pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengungkapkan kandungan Magan pada air baku IPA Kandi kota Sawahlunto.
Hal itu disampaikan Kabag Teknik PDAM Sawahlunto Yozerizal,S.T dihadapan Ketua DPRD Susi Haryati, Wakil Ketua Komisi II Fatrionaldi, Sekretaris Komisi Idra Yeni,S.E, dan Anggota Nurilman, di Kantor PDAM, Kayu Gadang, Selasa, (21/1/ 2025).
Lebih jauh dia sampaikan disamping suplai ari baku yang belum bisa disalurkan tiap hari sehingga bergilir.
” Untuk kadar Mangan air baku IPA Kandi pun belum standar” kata Yose Rizal tanpa memaparkan seberapa kadarnya.


Terkait kadar Mangan (Mn) yang sebaiknya dikonsumsi pelanggan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto.
Adminkes Madya Bidang Kemas Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Dalduk KB Phalaki menjabarkan tingkat kadar Mangan (Mn) kadar terlarut 0,1 mg/L.
Dan untuk pengujiannya ada petugas di Puskesmas dimana lokasi sumber air baku. ” Kalau untuk IPA Kandi oleh petugas di Puskesmas Kolok” kata Phalaki. (Tumpak)








