Malut, Investigasi.News-, Sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga tidak layak untuk menggelar kegiatan belajar-mengajar.
Pantauan media ini beberapa sekolah mengalami kerusakan yang amat parah, pada plafon, pintu bahkan keseluruhan bangunan, misalnya SMP Negeri 3 Satap di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, hingga beberapa sekolah lainnya di Pulau Mangoli maupun di daratan Pulau Sulabesi.
Menanggapi hal ini Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemda Kab. Kepulauan Sula, Marini Nur Ali mengatakan jika pihaknya sudah melakukan monitoring pada bulan September 2025, hasilnya akan diusulkan kegiatan fisik untuk perbaikan/rehab sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan.
“Iya Saya sudah monitoring langsung dibulan September kemarin, semua sekolah di daratan pulau Mangoli Utara dan Barat, termasuk desa Wailoba di Kecamatan Mangoli Tengah, insha Allah 2026 nanti dapat perbaikan (Rehab-red)”, ujar Kadis Marini (12/11).
Lebih lanjut Marini mengatakan, bahwa sekolah-sekolah yang rusak berat sudah masuk dalam skala prioritas untuk dilakukan perbaikan tahun mendatang.
“Menjadi skala prioritas kami, untuk tahun mendatang ( tahun 2026-red), untuk direhab oleh Disdik Sula melalui inputan Dapodik yang telah terkonfirmasi”, tutup Kadisdik Marini Nur Ali.
Pernyataan dari Marini sekaligus menjadi angin segar bagi Siswa-siswi maupun Guru serta Tenaga Pendidikan di sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan, maklum saja selain menganggu kegiatan belajar-mengajar ada sekolah yang sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan.







