Pidie Jaya, Investigasi.news – Sejak ditetapkannya status gawat darurat oleh Bupati Pidie Jaya, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana terus berpacu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya para korban banjir, baik di posko utama maupun di lokasi-lokasi pengungsian.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya, Eddy Azwar, saat ditemui media ini di Pos Pelayanan Kesehatan yang berada di kompleks perkantoran Bupati Pidie Jaya, Selasa (16/12/2025).
“Setelah pimpinan daerah menetapkan status gawat darurat, kami langsung mendirikan posko kesehatan dan melakukan pelayanan pengobatan ke tempat-tempat pengungsian. Namun saat ini stok obat mulai menipis, bahkan beberapa jenis obat sudah habis sama sekali,” ujar Eddy.
Ia menjelaskan, sementara ketersediaan obat terbatas, kebutuhan masyarakat justru terus meningkat dari hari ke hari, terutama untuk obat-obatan seperti obat gatal-gatal, radang tenggorokan, dan penyakit lainnya yang banyak dikeluhkan pengungsi.
Eddy Azwar berharap adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak dalam penyediaan obat-obatan, sehingga kebutuhan layanan kesehatan masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik.
(Herry)








