Malut, Investigasi.News-, Semua pendukung fanatik (Fans/Penggemar) masing masing timnas/negara yang akan bertanding pada Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan eksistensinya dengan mempersiapkan diri menyambut event terbesar Sepak Bola empat tahunan yang digandrungi seluruh dunia ini.
Hal ini dapat dilihat dari berbagai antusias pendukung para tim/negara yang berkompetisi pada gelaran piala dunia 2026 mendatang.
Tidak kalah seru di Kabupaten Kepulauan Sula, para Kordinator Lapangan/Korlap masing-masing suporter tim mulai melakukan konsolidasi untuk sama-sama mengikuti ’Pawai Akbar Gabungan’, semua suporter Timnas yang berlagak di Piala Dunia 2026 akan tumpah bersama-sama di Sanana, Kota Kabupaten Kepulauan Sula.
Pawai Akbar ini merupakan warna baru di Kepulauan Sula, karna sebelumnya masing-masing tim pawai sendiri pada saat tim kebanggaannya mereka akan bertanding.
Yang menarik, pada kesempatan ini ada sebuah momen yang berbeda, hadirnya komunitas pendukung (fans) dari timnas Maroko di Kepulauan Sula. Maroko merupakan negara di Benua Afrika, penampilan mereka yang impresif pada Piala Dunia 2022 lalu ternyata menumbuhkan kecintaan tersendiri bagi ’penggila bola’ di Kepulauan Sula, faktanya fans dari Timnas Maroko terbentuk di Sula dan siap meramaikan momentum hajatan ’si kulit bundar’ empat tahunan, bersama para fans timnas lainnya di Sula.
Meskipun Maroko merupakan negara yang terbilang baru dalam gelaran piala dunia, namun penampilan impresifnya pada piala dunia musim kemarin membuat tim dari negara Afrika Utara ini patut diperhitungkan.
Hal inilah yg kemudian menjadi pemicu lahirnya komunitas pendukung atau fans Timnas Maroko di Kepulauan Sula.
Menurut Raja Maroko Sula H. Sadam Umaternate yang merupakan kordinator Pendukung timnas Maroko Sula menyampaikan bahwa, mereka memang merupakan komunitas tim pendukung sepak bola yang baru saja di bentuk, namun semangat dan komitmen mereka bahwa Maroko akan tampil konsisten seperti musim lalu, yang kemudian menjadi alasan dukungan kepada tim ini, sampai akhirnya komunitas ini terbentuk.
“Pendukungnya Timnas Maroko memang terbilang masih sedikit, tapi kami yakin tim maroko akan jadi kuda hitam pada gelaran piala dunia 2026 yang kick-off nya tinggal beberapa hari kedepan”, ujar H. Sadam mantap (9/6).
Saat disentil bagaimana analisa dan peluang timnas Maroko yang akan bertanding melawan tim sebesar Brazil, H. Sadam mengatakan.
“Tidak panjang lebar, namun kami hanya mau mengatakan untuk Jenderal Bintang 5 (Brazil-red) Waspadalah !!!”, pungkas Sadam dengan nada tegas.
Haji Sadam, sapaan akrab menyampaikan kepada para pendukung timnas Maroko untuk rapatkan barisan, terus melakukan konsolidasi pendukung, dan akan terlibat pada event pawai Akbar menyambut piala dunia kepulauan sula yang akan di laksanakan pada Rabu 10 Juni 2026 mendatang.
Ia juga menghimbau kepada para tim yang lain untuk sama-sama menjaga KAMTIBMAS selama proses berlangsungnya Pawai Akbar dan gelaran piala dunia di Kepulauan Sula.
“Khususnya kepada para pendukung timnas Maroko, Hal-hal teknis yang menjadi kebutuhan para suporter tim Maroko juga sementara disiapkan, Mari sama sama kita JAGA SULA, di gelaran Piala Dunia 2026”, tutupnya.







