Banner iklan

Kisah Aldi dan Yandi, Bukti Kepedulian Pemkab Agam Mengubah Kehidupan

More articles

 

Empat tahun lalu, Aldi dan Yandi, dua warga Nagari Tanjung Raya, Kabupaten Agam, berangkat meninggalkan kampung halaman dengan satu harapan sederhana: mendapatkan kesempatan untuk hidup yang lebih baik. Hari ini, harapan itu perlahan berubah menjadi kenyataan yang membanggakan sekaligus mengharukan.

Siang itu, Tim Gercep Dinas Sosial Kabupaten Agam berkunjung ke Sentra Dharma Guna Bengkulu, unit pelaksana teknis Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kerja, melainkan upaya melihat secara langsung hasil dari komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam mendampingi warga yang membutuhkan layanan rehabilitasi sosial.

Di tempat itulah, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Agam, Hasneril, kembali bertemu dengan Aldi dan Yandi, dua putra Agam yang beberapa tahun lalu diberangkatkan dan difasilitasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Agam untuk mengikuti program rehabilitasi dan pembinaan. Pertemuan itu berlangsung hangat, penuh cerita, dan sarat rasa syukur.

Dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya, Aldi mengisahkan perubahan besar yang terjadi dalam hidupnya. Kini ia dipercaya mengelola kafe di lingkungan sentra, mengawasi kegiatan peternakan ayam, sekaligus membantu mendampingi klien baru yang menjalani proses rehabilitasi.

“Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa menabung. Lebaran tahun ini saya juga mendapat cuti dan bisa pulang kampung setelah empat tahun tidak pulang,” ungkap Aldi dengan mata berbinar.

Bagi Aldi, kesempatan yang diberikan melalui program rehabilitasi sosial bukan hanya membantunya menjalani kehidupan yang lebih baik, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri, kemandirian, dan optimisme untuk menatap masa depan.

Sementara itu, Yandi yang baru sekitar dua tahun menjalani pembinaan di Sentra Dharma Guna Bengkulu juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Meski hingga saat ini masih menjalani pengobatan secara rutin, kondisinya terus membaik dari waktu ke waktu.

Hasneril mengungkapkan bahwa perkembangan Yandi menjadi harapan besar bagi keluarga dan Pemerintah Kabupaten Agam.

“Alhamdulillah, perkembangan Yandi cukup baik. Saat ini ia masih rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis, namun kondisinya terus menunjukkan kemajuan. Insya Allah, mudah-mudahan Yandi segera pulih sepenuhnya dan sehat seperti Aldi. Kami semua terus mendoakan yang terbaik untuknya,” ujar Hasneril.

Di akhir pertemuan, Aldi tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan Dinas Sosial Agam yang telah membuka jalan perubahan dalam hidupnya.

“Mudah-mudahan nanti saat saya pulang kampung, saya bisa bertemu dengan Pak Hasneril, Pak Bob, dan Pak Af. Mohon doanya agar saya selalu sehat,” tuturnya.

Menurut Hasneril, keberhasilan yang dicapai Aldi dan perkembangan positif yang ditunjukkan Yandi merupakan cerminan nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Agam, katanya, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kelompok rentan.

“Kunjungan ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Melihat Aldi dan Yandi dalam kondisi yang semakin baik adalah kebanggaan bagi Kabupaten Agam. Aldi kini sudah mandiri dan produktif, sementara Yandi terus menunjukkan perkembangan yang positif. Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah hadir dan memberikan kesempatan, masyarakat mampu bangkit dan berkembang,” ujar Hasneril.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Agam yang terus mendorong pelayanan sosial agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berharap Aldi dan Yandi menjadi inspirasi bagi warga lainnya. Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain melihat warga Agam mampu bangkit, mandiri, dan kembali menjalani kehidupan yang produktif,” tambahnya.

Hasneril juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Sentra Dharma Guna Bengkulu yang selama ini telah memberikan pelayanan, pendampingan, serta pembinaan kepada warga Kabupaten Agam yang menjalani rehabilitasi sosial.

Menurutnya, keberhasilan yang dicapai Aldi dan perkembangan positif yang ditunjukkan Yandi tidak terlepas dari peran besar para pendamping, tenaga profesional, serta seluruh keluarga besar Sentra Dharma Guna Bengkulu yang dengan sabar dan penuh kepedulian mendampingi para penerima manfaat.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan Dinas Sosial Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sentra Dharma Guna Bengkulu. Kami melihat sendiri bagaimana Aldi dan Yandi mendapatkan pembinaan, perhatian, dan pendampingan yang luar biasa. Perubahan yang mereka alami hari ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran sentra,” kata Hasneril.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Agam, Dinas Sosial Kabupaten Agam, dan Sentra Dharma Guna Bengkulu dapat terus terjalin dengan baik dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi sosial.

“Semoga kerja sama yang sudah terbangun ini terus berlanjut. Apa yang dilakukan Sentra Dharma Guna Bengkulu telah memberikan harapan baru bagi warga kami. Ini bukan hanya soal rehabilitasi, tetapi juga tentang mengembalikan semangat hidup, kemandirian, dan masa depan mereka,” pungkasnya.

Kisah Aldi dan Yandi menjadi bukti nyata bahwa kepedulian Pemerintah Kabupaten Agam tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi berlanjut hingga memastikan masyarakat mendapatkan kesempatan untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya.

Daji

 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest