Pidie Jaya | Investigasi.News – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mempercepat realisasi pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak banjir. Sebagai bentuk komitmen dalam pemulihan pascabencana sekaligus pemberdayaan ekonomi daerah, pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kontraktor dan vendor lokal untuk terlibat dalam proyek pembangunan tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merencanakan pembangunan ribuan unit hunian tetap bagi korban banjir. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh tempat tinggal yang layak dan aman.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, Rabu (8/7/2026), menyampaikan bahwa pemerintah daerah mengutamakan pelaku usaha lokal agar turut berpartisipasi dalam pembangunan Huntap.
“Setelah sebelumnya kami menggelar sosialisasi bersama sejumlah vendor dan kontraktor, kini Bapak Bupati mengundang seluruh penyedia jasa konstruksi, khususnya putra daerah Pidie Jaya, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam percepatan pembangunan hunian tetap bagi korban banjir,” ujar Okta Handipa kepada Investigasi.News melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan, calon penyedia jasa yang ingin berpartisipasi diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, antara lain:
- Badan usaha berdomisili di Kabupaten Pidie Jaya.
- Membawa legalitas badan usaha.
- Memiliki dokumen perizinan yang masih berlaku.
- Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU).
- Melampirkan dokumen perpajakan dan administrasi keuangan.
Seluruh dokumen persyaratan tersebut dapat disampaikan langsung ke Kantor BPBD Kabupaten Pidie Jaya pada hari dan jam kerja.
Menurut Okta, keterlibatan kontraktor dan vendor lokal diharapkan tidak hanya mempercepat proses pembangunan Huntap, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat melalui pemberdayaan pelaku usaha daerah.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap sinergi antara pemerintah dan penyedia jasa konstruksi lokal dapat mempercepat penyelesaian pembangunan ribuan unit hunian tetap, sehingga para korban banjir dapat segera menempati rumah yang layak dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
(Herry)



