Kota Pariaman—Wali Kota Pariaman, Yota Balad menghadiri acara penguatan relawan gerakan kebajikan pancasila yang diselenggarakan bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Anggota DPR RI, Arisal Aziz di Aula STIT-SB Pariaman, Rabu (4/8)
Dalam sambutannya, Wako Pariaman menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menekankan kembali esensi nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda dan para relawan di Kota Pariaman.
“ Pancasila bukan sekadar falsafah atau dokumen historis, melainkan ideologi hidup (living ideology) yang menjadi panduan dalam berbangsa dan bernegara. Di ranah pemerintahan daerah, Pancasila harus mewujud dalam setiap helai kebijakan public, mulai dari pembangunan ekonomi, pelayanan sosial, hingga pemeliharaan ketertiban umum,” ujarnya.
Kota Pariaman, dengan falsafah adatnya “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”, sejatinya memiliki keharmonisan yang sangat erat dengan nilai-nilai Pancasila. Sikap gotong royong, musyawarah untuk mufakat, serta toleransi yang terjaga di tengah masyarakat merupakan modal sosial yang selaras dengan Sila-Sila Pancasila.
“Sinergi antara BPIP RI, DPR RI, dan Pemerintah Daerah adalah kunci vital. Kita menyadari bahwa pembinaan ideologi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. Kepada para relawan yang dilatih dan dikuatkan hari ini, manfaatkanlah momen ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah jembatan yang menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata masyarakat berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila,” harapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz menjelaskan bahwa sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat II yang bertugas di Komisi XIII, kegiatan hari ini merupakan wujud komitmen dalam rangka menjalankan masa reses untuk menyapa langsung masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman ideologi bangsa kita.
“Kita menyadari bahwa di tengah dinamika zaman, tantangan sosial, budaya, dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks, nilai-nilai luhur Pancasila seringkali mulai tergerus di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. Orang Minang sejak nenek moyang kita sejatinya telah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang sejalan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah””ujarnya.
Melalui kesempatan reses dan sinergi bersama BPIP ini, Arisal Aziz, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para relawan gerakan kebajikan Pancasila. Peran Bapak dan Ibu sekalian sangat strategis dan penting sebagai garda terdepan dalam menyebarluaskan nilai-nilai luhur Pancasila langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan, menjaga persatuan, dan membentengi generasi muda kita dari krisis moral dengan menanamkan kembali kecintaan kepada Pancasila sebagai pandangan hidup bernegara,” tutupnya.(dewi lestari)




