Malut, Investigasi.News-, Brigjen. Pol. H. Mirzal Alwi. SIK yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi/BNNP Maluku Utara dalam kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Kepulauan Sula, sempat menggelar Bacarita Santai di JS/Jong Sula Coffee Desa Fatce-Sanana, Jenderal Pertama di Kepulauan Sula ini tadi malam (Senin 21 September 2026) ditemani Kapolres Sula AKBP. Handres, SH.SIK mengupas tuntas peredaran Narkoba dan Miras di daerah yang dikenal sebagai Negeri Senapan ’Dad Hia Ted Sua’, yakni Kepulauan Sula.
“Meski disini (Kepulauan Sula-red) masih zona hijau di peta BNNP Malut, namun jangan sampai ada peredaran Narkoba”, ujar Brigjen Ami (panggilan khas untuk Mirzal Alwi).
Menurut Mirzal, status wilayah Sula yang masih relatif aman dari persoalan narkotika bukan berarti masyarakat boleh mengabaikan upaya pencegahan. Justru, kondisi tersebut harus dipertahankan melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dalam agenda tadi malam, JS Coffe dipadati orang yang menjadi audiens acara ‘Bacarita Santai’ bersama Kepala BNNP Malut dan Kapolres Sula, selain komunitas JS banyak masyarakat antusias mengikuti acara tersebut dan bersilaturahmi dengan Jenderal Ami maupun Kapolres Handres.
Berbeda dengan Narkoba, Miras (Minuman Keras) menjadi konsentrasi Kapolres Sula dan jajaran, hal ini dikarenakan Sula menjadi zona merah peredaran Miras.
“Miras menjadi ancaman, dan fakta yang tidak bisa dielakkan, sekitar 80% kasus tindak pidana yang berakhir di Lapas sana itu pemicunya Miras”, ungkap Kapolres (21/9).
Kedua anggota Polri ini sepakat bahwa harus dibenahi kembali Sula, melalui pendekatan moralitas dan agama, kemudian juga terkait pembinaan dalam keluarga, hal demikian diharapkan guna menekan angka konsumsi miras maupun pencegahan peredaran narkoba.
Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, dalam lawatannya ke Sula, Brigjen Mirzal Alwi setelah di JS Coffe, juga akan mendatangi sejumlah tempat, seperti Tanjung Waka, Lapas Sanana, ke Taliabu dan juga Dialog Publik di Waibak Caffee bersama KAHMI Kepulauan Sula.
Sementara itu, Sabrin (Sabi) Sangaji Sekretaris Komunitas JS Coffee yang juga merupakan Owner dan pengelola JS mengaku bangga bisa menggelar kegiatan yang dihadiri Brigjen Mirzal dan AKBP Handres, menurutnya sebagai pelaku UMKM dan pengusaha kedai kopi, acara demikian harusnya digelar sesering mungkin untuk memberikan pencerahan bagi generasi muda di Sula, apalagi JS Coffe terletak dipusat kota Sanana yang memungkinkan siapa saja untuk datang menghadiri kegiatan tersebut.
“Sangat bangga, kami bisa menggelar acara ini, dan semoga bisa memberikan dampak yang positif, dari warung kopi (Warkop) kita lawan Narkoba dan Minuman Keras”, cetus Sabi Sangaji.













