Padang Panjang — Wali Kota Hendri Arnis meminta fasilitas keselamatan segera dipasang di salah satu titik rawan kecelakaan yang baru-baru ini menewaskan dua warga Padang Panjang. Permintaan tersebut disampaikan setelah Wako Hendri meninjau langsung kondisi lokasi bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra dan unsur terkait, Kamis (1/10/2026).
Sejumlah fasilitas yang menjadi perhatian meliputi kaca cembung, kamera pengawas (CCTV), marka jalan, serta rambu-rambu peringatan rawan kecelakaan. Langkah tersebut dinilai perlu segera dilakukan mengingat kondisi jalan dan keterbatasan jarak pandang dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
“Kita perlu segera melakukan pembenahan di lokasi ini. Saya menginginkan OPD dan pihak terkait untuk segera memasang kaca cembung, CCTV, marka jalan serta rambu-rambu peringatan rawan kecelakaan. Jalan seperti ini memang menyulitkan kita untuk melihat kendaraan dari arah berlawanan,” tegas Hendri.
Menurutnya, pembenahan tidak boleh menunggu kecelakaan kembali terjadi. Kondisi fisik jalan, jarak pandang, marka, rambu, serta faktor keselamatan lainnya perlu menjadi perhatian dan dievaluasi secara berkala, khususnya pada titik yang memiliki potensi kecelakaan.
“Ini kita lakukan demi keselamatan dan nyawa orang banyak. Jangan ada lagi korban lainnya,” ujarnya.
Sebelum meninjau lokasi, Wako Hendri bersama Wawako Allex, Kapolres AKBP Wisnu Hadi, Jasa Raharja, Bank Nagari, Baznas, Perumdam Tirta Serambi, serta jajaran Asisten, Staf Ahli dan kepala OPD terlebih dahulu mendatangi rumah duka korban di Kelurahan Silaing Bawah.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral Pemerintah Kota kepada keluarga korban. Hendri menyampaikan belasungkawa sekaligus mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Jasa Raharja turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban terkait pelayanan dan hak santunan kecelakaan sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan juga diberikan Bank Nagari, Baznas, dan Perumdam Tirta Serambi sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban.
Selain meminta pembenahan fasilitas keselamatan, Hendri juga langsung menghubungi jajaran Pemadam Kebakaran untuk membersihkan material bekas kecelakaan yang masih berada di badan jalan. Pembersihan dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah material tersebut menjadi bahaya tambahan bagi pengendara.
Hendri menegaskan, keselamatan pengguna jalan membutuhkan respons cepat dari seluruh pihak, terutama ketika ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat.
“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan menunggu terjadi kecelakaan baru kita melakukan pembenahan. Kalau ada kondisi yang berisiko, segera ditangani,” ujarnya.
Pemerintah Kota Padang Panjang selanjutnya akan menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan ini. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem keselamatan jalan sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di titik-titik rawan. (cigus/Kamal)













