DPRD Agam Hearing dengan LSF, Upayakan Film Sejarah dan Sensor Mandiri

More articles

spot_img

Agam, investigasi.news – Dalam upaya mendukung gerakan sensor mandiri bagi orang tua dan keluarga, Anggota DPRD Kabupaten Agam mengadakan pertemuan dengan Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF). Delegasi DPRD Agam yang terdiri dari Dr. Yopi Eka Anroni, SE, ME, Joni Putra, S.Kom, MM, Jondra Marjaya, serta staf sekretariat Agustiar, disambut oleh komisioner LSF, yaitu Dr. Nasrullah, Wiwid Serta, dan Kuat.

Dalam dialog tersebut, Dr. Yopi Eka Anroni memaparkan potensi kekayaan sumber daya alam serta kekuatan sosial dan budaya yang dimiliki Kabupaten Agam. “Kabupaten Agam memiliki sejarah yang kaya dan potensi besar untuk pengembangan film dokumenter, terutama yang mengangkat kisah para pahlawan nasional seperti Siti Manggopoh dan A.K. Gani dari Palembayan,” ujar Dr. Yopi.

Senada dengan itu, Joni Putra Dt Bintaro Hitam dan Jondra Marjaya juga menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi antara LSF dan Kabupaten Agam. Mereka berharap kerjasama ini dapat menghasilkan film-film dokumenter yang menggambarkan sejarah Kabupaten Agam dan menjadikan Agam sebagai Nagari Sensor Mandiri, dengan contoh Nagari Manggopoh, Nagari Bawan, dan Nagari Salareh Aia.

Komisioner LSF, Dr. Nasrullah, Kuat, dan Wiwid menyambut baik inisiatif DPRD Agam. Mereka berkomitmen untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan melibatkan Direktorat Perfilman guna merealisasikan rencana kerjasama ini.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat peran keluarga dalam sensor mandiri serta mengangkat sejarah Kabupaten Agam melalui karya-karya film yang berkualitas.

Daji

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img